Tanggul Pantai di Towale Jebol, Rumah Warga Terendam Air

- Periklanan -

Inilah tanggul pantai yang jebol di Desa Towale, Donggala. (Foto: Ujang Suganda)

DONGGALA – Pemukiman Warga dusun I Desa Towale Kecamatan Banawa Tengah terendam air setelah tanggul pembatas dipinggir pantai jebol. Bencana alam itu ternyata terjadi sejak Senin (6/2). Jebolnya tanggul tersebut murni diakibatkan oleh besarnya gelombang ombak yang terjadi beberapa hari terakhir ini.

- Periklanan -

Saat ini warga masih was-was ketika air laut mulai pasang. Pasalnya ketika gelombang kembali tinggi, air akan kembali masuk ke rumah-rumah warga. Di dusun 1 sendiri terdapat 278 Kepala Keluarga. 50 persen lebih adalah nelayan aktif. Cuaca buruk yang terjadi beberapa hari terakhir juga membuat nelayan enggan melaut.

Jebolnya tanggul itu juga berdampak bagi pasar mingguan yang ada di sekitar dusun 1. Akibatnya para pedagang berjualan di pinggir jalan poros karena pasar ikut tergenang. Menurut Kepala Desa Towale, Arjun Sinanang, awalnya tanggul tersebut hanya jebol sekitar 25 meter saja, namun lama kelamaan panjang tanggul yang jebol semakin parah. Diperkiarakan saat ini sepanjang 250 meter tanggul rusak akibat setiap harinya tergerus oleh air. “Walnya hanya pendek saja, lama-lama malah jadi semakin panjang. Memang beberapa bulan terakhir ini cuaca kurang mendukung sehingga nelayan kami bisa dikatakan gagal panen dalam hal menangkap ikan,” ungkapnya.

Arjun mengaku, di Dea Towale sendiri ada dua dusun yang sangat rawan bencana yaitu dusun I dan dusun III. Namun hingga saat kata Arjun, belum ada penanganan langsung dari instansi terkait soal bencana tersebut. Oleh karena itu Arjun berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala bisa membantu dan menindak lanjuti penanganan bencana tersebut. “Bukan hanya kami sebagai pemerintah desa, tapi masyarakat khususnya dusun I sangat berharap ada penanganan dari  intansi terkait,” ungkapnya. (ujs)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.