Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Tanamkan Pemahaman Sadar Wisata Bagi Guru dan Pelajar

PALU-Guru dan pelajar SMA serta SMK di sekitar objek wisata seKota Palu diberi pemahaman sadar wisata melalui kegiatan sosialisasi sadar wisata yang dilaksanakan Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), di Kampoeng Nelayan Convention Hall, kemarin (5/11).

BUKA KEGIATAN : Kepala Dispar Sulteng, Nyoman Sriadijaya saat membuka kegiatan sosialisasi sadar wisata bagi guru dan pelajar, kemarin (5/11). Foto: SAFRUDIN/RADAR SULTENG

Kepala Dispar Sulteng, Drs I Nyoman Sriadijaya MM menyampaikan gerakan sadar wisata sudah cukup lama dicanangkan. Di dunia pendidikan, Nyoman Sriadijaya menyebut sapta pesona sebagai inti dari gerakan sadar wisata sudah diaplikasikan melalui program yang biasa disebut K3 yakni kebersihan, ketertiban, dan keamanan. Pengembangan kepariwisataan dijelaskan Nyoman Sriadijaya harus melibatkan semua pihak agar bisa optimal.
“Bagaimana suatu daerah kalau tidak aman, tidak tertib, tidak bersih, tidak indah, tidak sejuk, tidak ramah dan tidak ada kenangan sebagai unsur sapta pesona, tentu orang berfikir untuk datang ke suatu tempat,” jelas Kepala Dispar Sulteng, Drs I Nyoman Sriadijaya MM saat menyampaikan sambutan sebelum membuka kegiatan.
Dilibatkannya guru dalam sosialisasi sadar wisata ini kata Nyoman Sriadijaya sangat penting. Guru yang merupakan panutan pelajar diharapkan bisa menggelorakan kembali di satuan pendidikannya masing-masing tentang pentingnya sadar wisata dan sapta pesona.
“Ibu Bapak juga bisa melaksanakan program-program kunjungan wisata, mungkin penelusuran terkait dengan daya tarik wisata alam, daya tarik wisata budaya, daya tarik wisata buatan. Bisa Bapak Ibu lihat kondisinya apakah sudah menggambarkan unsur sapta pesona mulai dari keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan, kesejukan, keramahan dan kenangan. Oleh sebab itulah, Ibu Bapak melalui satuan pendidikan, ini akan meluas. Ibu Bapak dalam setiap kesempatan menginformasikan hal ini. Kemudian adik-adik juga agar menyampaikan sosialisasi ini agar meluas dan juga bisa melalui media sosial menginformasikan bahwa sadar wisata dan sapta pesona itu sangat perlu,” jelasnya.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, Dra Rahmidar MSi yang juga Ketua Panitia menyebut wisata alam Indonesia sangat populer. Mulai dari pantai, daerah pegunungan, hingga pulau yang masing-masing memiliki daya tarik tersendiri. Keindahan dan kepopuleran wisata alam di Indonesia ini sambungnya harus dijaga tentunya dengan pemahaman kepada masyarakat secara luas.
“Tujuan sosialisasi ini agar peserta lebih memahami pentingnya sadar wisata dan sapta pesona,” kata Rahmidar.
Dia menambahkan, pemateri pada sosialisasi kali ini melibatkan pemateri dari Kementerian Pariwisata, akademisi/penyuluh pariwisata dan internal Dispar Sulteng.
“Pemateri dari pusat Dra Ambar Rukmini MPd. Narasumber daerah Drs Budiman Jaya MSi. Adapun peserta sosialisasi terdiri dari guru bidang studi dan guru BK serta pengurus OSIS dan siswa SMA/SMK di sekitar objek wisata seKota Palu,” pungkasnya. (saf)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.