Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Tambah Libur, 220 Pegawai Morut Dipotong Gaji

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Bupati Aptripel Tumimomor pimpin apel sehari, sebelum cuti bersama jelang Idul Fitri 1438 Hijriah. (Foto: Ilham Nusi)

MORUT-Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Morowali Utara (Morut) menjatuhkan sanksi keras kepada 220 Pekerja Harian Lepas (PHL) dan Aparat Sipil Negara (ASN) yang menambah cuti usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah.

“220 PHL dan ASN Pemkab Morut yang menambah libur sudah kami identifikasi. Selanjutnya ada sanksi tegas sesuai instruksi Bupati,” kata Kepala BKPSDM Morut, Nimrod Tandi, kepada Radar Sulteng via telepon, Selasa (4/7).

Menurut Nimrod, sanksi tegas sudah diumumkan saat apel di hari pertama kerja pasca cuti lebaran yang berlangsug di halaman kantor Bupati setempat, Senin (3/7).

Buah akibat pelanggaran disiplin pegawai itu berupa pemotongan honor sebanyak 25 persen bagi PHL dan pemotongan tunjangan penghasilan pegawai (TPP) sebesar 50 persen. “PHL dan ASN dipotong gajinya. Tentu saja angkanya tidak sama,” jelasnya.

Usai apel tersebut, BKPSDM kemudian melayangkan surat koordinasi ke masing-masing pimpinan OPD agar memerintahkan pegawainya mengikuti apel pengarahan hari kedua terkait sanksi di atas.

Rupanya masih ada juga yang belum hadir di hari kedua kerja pasca liburan itu. Maka sesuai instruksi Bupati Morut Aptripel Tumimmor maka ASN terkait mendapat sanksi tambahan berupa penundaan kenaikan gaji berkala sebanyak satu periode.

“Sebelumnya Bupati sudah menegaskan untuk pegawai tidak menambah libur. Karena dilanggar maka yang bersangkutan harus siap bertanggungjawab,” tambah Nimrod.

Jika pegawai itu belum juga hadir di hari ketiga, Nimrod belum menjelaskan sanksi tambahan. “Kalau tiga hari berturut-turut ada PHL dan ASN tetap bolos kerja, pastilah sanksinya akan lebih berat,” sebut Nimrod.

Untuk diketahui, saat ini Pemkab Morut memiliki ASN sebanyak 2.900 lebih orang dan PHL 1.600 orang.(ham)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.