Taman Budaya Ditarget Hasilkan PAD Dua Kali Lipat

- Periklanan -

PALU- Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Budaya Provinsi Sulteng ditargetkan bisa menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2018 dua kali lipat dibanding tahun lalu. Jika tahu lalu target PAD Rp15 juta dapat dicapai, maka tahun ini targetnya naik menjadi Rp30 juta.

Bagian dalam gedung teater tertutup UPT Taman Budaya Sulteng yang diresmikan, Selasa lalu (6/2). (Foto: Syahril)

Ini diungkapkan Sekdaprov Sulteng HM Hidayat Lamakarate saat menyampaikan sambutannya dalam acara peresmian gedung teater tertutup UPT Taman Budaya Sulteng, Selasa (6/2) lalu.

Hidayat mengatakan keberhasilan mencapai target itu harus disyukuri. ‘’Hal ini menjadi penilaian tersendiri bagi saya, dan juga saya sangat memuji dan mengapresiasi atas kinerja positif yang telah ditunjukkan jajaran UPT Taman Budaya,’’ kata Sekdaprov.

- Periklanan -

Meski demikian, Hidayat berpesan kepada semua jajaran UPT Taman Budaya Sulteng untuk terus berinovasi dalam hal melaksanakan program-program yang bisa mengangkat dan memasarkan kekayaan seni budaya Sulawesi Tengah secara lebih luas di kancah nasional dan international. Dengan inovasi yang dilakukan diharapkan bisa meningkatkan volume kunjungan ke UPT Taman Budaya Sulteng.

Hidayat mengaku optimis di tahun 2018 ini, pihak UPT Taman Budaya Sulteng dapat kembali meraup pemasukan di atas target yang telah ditetapkan. ‘’Yang terpenting kita selalu bekerja sama dengan semua pihak, termasuk di dalamnya dengan para akademis, birokrasi, swasta dan utamanya dengan para penggiat seni budaya itu sendiri,’’ kata Hidayat.

Sri Ramlah mengatakan, dengan adanya gedung teater tertutup akan membantu dalam pemenuhan target pendapatan asli daerah (PAD) di tahun 2018. Pada target PAD 2017, kata Sri Ramlah, dapat tercapai lebih dari 100 persen.

Dia mengakui untuk target 2018 tidak mudah dipenuhi. Karena itu jajarannya akan bekerja maksimal dengan menjalin kerja sama dengan pegiat seni di daerah ini. ”Selama ini kami telah bekerja sama dengan para seniman, budayawan dalam upaya memajukan kesenian dan kebudayaan di Sulawesi Tengah,” kata Ramlah. (sya)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.