TAJUK | Urgensi Penggantian Nama Kabupaten Bangkep 

- Periklanan -

WACANA penggantian nama Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) masih menuai pro kontra. Sebagian pihak menghendaki adanya penggantian nama dengan alasan historis. Di pihak lain, ada yang tidak setuju dengan penggantian karena beralasan nama Kabupaten Bangkep sudah dikenal luas oleh masyarakat Bangkep maupun orang luar. Sementara di pihak yang menghendaki penggantian nama, belum pula ada kesepakatan bulat mengenai nama baru sebagai pengganti. Muncul beberapa nama, antara lain Kabupaten Peling, Kabupaten Peling Raya, dan Kabupaten Banggai Sea-Sea.

Dengan bergulirnya wacana penggantian nama ini, baik bupati maupun DPRD harus netral dan cermat merespons dinamika yang berkembang. Pastikan bahwa wacana ini benar-benar merupakan aspirasi masyarakat. Tidak sekadar keinginan sekelompok orang atau elite tertentu yang terobsesi membuat sejarah. Alasan penggantiannya pun  harus argumentatif dan mempertimbangkan berbagai aspek. Telaah sejarah sangat penting tapi tidak cukup sebagai alasan tunggal. Harus pula ada telaah filosofis, sosiologis, politis, administratif, dan aspek kemanfaatannya secara praktis.

Kesediaan untuk mengganti nama Bangkep mesti satu nafas dengan kesepakatan bulat untuk menemukan nama pengganti yang paling tepat serta merangkum seluruh aspirasi yang berkembang. Jangan sampai pergantian nama justeru melahirkan hal-hal yang kontraproduktif. Membelah masyarakat dan elite yang setuju dengan yang tidak setuju dengan penggantian. Sementara saat ini Kabupaten Bangkep justeru perlu bersatu padu untuk melakukan akselerasi pembangunan di berbagai sektor.

- Periklanan -

Sekiranya penggantian nama belum terlalu mendesak maka sebaiknya pemerintah daerah fokus pada hal-hal yang berkaitan langsung dengan peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan rakyat. Sebaliknya,  jika nama yang ada sekarang dinilai sudah kurang relevan dan aspiratif sehingga perlu ditemukan nama baru yang merupakan keinginan dan kesepakatan bersama maka upaya ke arah sana sebaiknya segera dilakukan. Jangan ditunda lagi agar tidak menjadi beban sejarah. Agar setelah nama baru disepakati, pemerintah daerah dengan semangat baru pula segera bekerja untuk rakyat.

Kajian yang sedang dilakukan oleh DPRD dengan berkonsultasi dengan pihak eksekutif diharapkan melahirkan suatu simpulan dan rekomendasi yang benar-benar objektif. Supaya hal itu tercapai maka perlu melibatkan pihak-pihak yang lebih netral untuk menggali aspirasi yang berkembang di masyarakat. Bersamaan dengan itu, wacana penggantian terus disosialisasikan beserta nama-nama alternatif sebagai pengganti. Biarkan masyarakat menilai dan menimbang hingga pada akhirnya berkesimpulan untuk memutuskan tentang perlu tidaknya penggantian nama dilakukan.

Kalau berdasarkan kajian historis nama Bangkep dianggap kurang tepat sehingga perlu diganti dengan nama baru yang akar historisnya lebih kuat maka secara bersamaan nama Bangkep pun akan menjadi sejarah baru. Sejarah bahwa nama kabupaten yang ada sekarang dan mungkin akan berganti nama, dulu bernama Bangkep. Itu juga sebuah sejarah yang tidak bisa terhapuskan. Maka persoalan nama sebuah kabupaten tetap menjadi sangat politis. Tergantung kehendak pihak-pihak yang memegang peran di suatu masa. Namun apa pun itu, penggantian nama hendaknya membawa maslahat bagi publik. Bukan sebaliknya hadir menjadi pemecah untuk sesuatu yang sudah bulat.    (**)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.