TAJUK | Tanpa Perda, Dishub Dapat  Tertibkan Parkir Kontainer

- Periklanan -

SATLANTAS Polres Palu meminta agar Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palu menindak para sopir kontainer yang memarkir kendaraannya di badan jalan. Permintaan ini bukan tanpa alasan sebab saat ini Satlantas Polres Palu sedang menangani kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor karena menabrak kontainer yang sedang parkir. Agar peristiwa ini tidak berulang maka sebagai langkah preventif Satlantas meminta agar Dishub Kota Palu turun tangan dan mengambil peran.

Sementara Kadishub Kota Palu mengatakan selagi belum ada aturan dari pemerintah daerah yang memberlakukan larangan, maka pihaknya tidak bisa menertibkan. Sebab bahu jalan memang berfungsi untuk aktivitas berhenti dan parkir kendaraan. Beda kalau parkir di badan jalan yang berfungsi sebagai lintasan untuk berlalu lintas. Tanggapan Kadishub ini meskipun secara normatif dapat dibenarkan tapi terkesan abai dan kurang sadar akan  pentingnya keselamatan publik, khususnya pengguna jalan raya.

- Periklanan -

Tanpa peraturan daerah (Perda) sekalipun, kontainer yang parkir menggunakan bahu jalan apalagi badan jalan dapat saja ditertibkan. Sebab apa pun yang secara faktual berpotensi mengancam keselamatan publik, tanpa aturan yang spesifik sekali pun pemerintah dapat melakukan tindakan yang diperlukan. Oleh sebab itu, pemangku jabatan sekelas kepala dinas harus bekerja dengan kreativitas tinggi untuk merespons kompleksitas persoalan di lapangan yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawabnya.

Bila seorang kepala dinas hanya bekerja monoton tanpa kreativitas dan terobosan maka cukup menjadi alasan bagi walikota untuk mengevaluasi yang bersangkutan. Persoalan kontainer yang parkir di jalan merupakan persoalan sehari-hari yang kasat mata. Tidak perlu kajian dan penelitian untuk menyelesaikan keluhan masyarakat terkait masalah ini. Apalagi sudah ada permintaan dari Satlantas Polres Palu sebagai mitra Dishub Kota Palu. Keberadaan kontainer yang parkir di jalan secara faktual sangat membahayakan.

Jika alasannya menggunakan bahu jalan sebagai tempat parkir sehingga tidak bisa ditertibkan, maka alasan itu tidak relevan mengingat kondisi jalan di Kota Palu umumnya sempit. Maka ketika ada kontainer atau kendaraan besar yang parkir maka otomatis, bahu jalan tidak akan cukup. Apalagi jika kontainer tersebut parkir pada malam hari, potensi bahayanya lebih besar. Karena itu, Dishub perlu segera bertindak demi keselamatan bersama. Termasuk menertibkan parkir di ruas-ruas jalan yang timbul karena adanya suatu aktivitas yang bersifat permanen. Seperti usaha cuci mobil, rental, hingga meubel yang kerap menggunakan jalan di sekitarnya sebagai tempat parkir. (**)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.