TAJUK | Sinergi dalam Penataan BBM dan Gas Bersubsidi

- Periklanan -

DALAM dua pekan ini, Polres Banggai berhasil menggagalkan pengiriman bahan bakar minyak (BBM). Pertama, usaha pengiriman BBM ke Kabupaten Taliabu, Provinsi Maluku Utara melalui Pelabuhan Luwuk. Kedua, usaha pengiriman BBM ke Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Pelabuhan Batui. Menurut pemilik perahu, BBM yang akan diangkut ke Kecamatan Buko Kabupaten Bangkep, diperoleh dari salah satu SPBU di Batui. Selain menggagalkan pengiriman BBM, Polres Banggai melakukan hal serupa terhadap upaya pengiriman elpiji 3 Kg, baik ke Bangkep maupun ke Taliabu.

Tindakan yang dilakukan jajaran Polres Banggai diharapkan memberikan efek jera kepada pelaku maupun pihak-pihak yang terlibat. Pelaku adalah yang terlibat langsung di lapangan. Mereka yang ditangkap membawa BBM maupun elpiji 3 Kg dari satu daerah ke daerah lain. Adapun pihak yang terlibat adalah sumber di mana para pelaku memperoleh barang bersubsidi tersebut. Pemilik pangkalan maupun petugas SPBU, di mana elpiji 3Kg dan BBM diperoleh harus pula dimintai klarifikasinya. Polisi perlu mendalami sejauhmana kemungkinan adanya persekongkolan para pihak.

Pengiriman BBM dan gas bersubsidi dari satu daerah ke daerah yang lain jelas mengacaukan distribusi yang sudah diatur dan ditata oleh pemerintah. Tindakan para pelaku menyebabkan terjadinya kelangkaan BBM dan gas bersubsidi di suatu wilayah. Kondisi ini jelas menyusahkan masyarakat sementara para pelaku memperoleh keuntungan dari bisnis ini. Memperdagangkan barang bersubsidi merupakan satu kejahatan. Kejahatan lainnya karena tindakan itu menyusahkan masyarakat dan menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah yang dianggap tidak becus mengelola distribusi BBM maupun elpiji 3Kg.

- Periklanan -

Kiranya apa yang digiatkan jajaran Polres Banggai dapat diikuti seluruh Polres di jajaran Polda Sulteng. Pembelian BBM bersubsidi di SPBU tidak pernah berhenti sehingga BBM jenis premiun tidak pernah bertahan alias habis seketika. Demikian pula, keberadaan elpiji 3Kg selalu dikeluhkan masyarakat. Aparat kepolisian perlu turun tangan. Membongkar pihak-pihak yang sengaja melakukan penimbunan. Unit penindakan tindak pidana tertentu mesti lebih dimaksimalkan.

Jika seluruh jajaran Polres di Sulteng bergerak serentak dan fokus pada masalah ini, rakyat akan mendapat manfaat yang sangat besar. Terutama dalam momentum Ramadan dan menjelang Lebaran seperti sekarang, di mana tingkat kebutuhan masyarakat terhadap BBM dan gas mengalami peningkatan. Selain bekerja serentak dan fokus pada penindakan, aparat perlu pula mengungkap motif-motif pelaku di lapangan dan mendalami cara mereka bermain.

Mengetahui motif para pelaku lapangan penting sebagai bahan rekomendasi yang disampaikan kepada pemerintah selaku pengambil kebijakan. Cara bermain perlu diketahui agar ke depan celah-celah yang memungkinkan pelanggaran serupa dapat terjadi sudah dapat ditekan dari awal. Dengan temuan yang sudah diperoleh jajaran Polres Banggai, pemerintah dan pihak-pihak terkait diharapkan proaktif berkoordinasi. Agar temuan lapangan dapat menjadi masukan dalam penataan dan distribusi BBM maupun gas bersubsidi. Antarsektor tidak lagi bekerja parsial tapi saling sinergi satu sama lain guna mengurai problem penataan BBM dan gas bersubsidi secara komperehensif.  (**)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.