TAJUK | Perbaikan Jalan Nasional Tetap Butuh Peran Gubernur

- Periklanan -

GUBERNUR Sulteng Longki Djanggola melintasi jalan darat dari Kendari Sultra menuju Kabupaten Morowali. Kegiatan ini dilakukan dalam rangkaian kunjungan kerja gubernur ke Kabupaten Morowali, pekan lalu.

Keinginan gubernur untuk melintasi jalur tersebut sudah direncanakan sejak dua tahun lalu namun baru dapat direalisasikan saat ini. Gubernur berharap agar kondisi seluruh jalan di Sulteng dalam keadaan baik dan mantap mengingat provinsi ini memiliki posisi strategis sebagai jalur penghubung antarprovinsi di Pulau Sulawesi.

Pilihan gubernur menggunakan jalur darat dari Sultra ke Kabupaten Morowali tentu bukan sekadar perjalanan seremonial biasa. Dengan merasakan perjalanan darat seperti ini, gubernur diharapkan makin memiliki perhatian terhadap kondisi jalan yang ada di daerah ini.

Akses jalan dari Kota Palu sebagai ibukota provinsi menuju daerah-daerah kabupaten di Sulteng hingga saat ini masih diwarnai dengan kerusakan di beberapa titik. Salah satu yang terparah adalah jalan menuju Kabupaten Tolitoli dan Kabupaten Buol. Begitu pula dengan kondisi ruas jalan di wilayah Napu-Poso yang kerap dikeluhkan pengendara.

Meskipun gubernur tidak mempunyai kewenangan langsung terhadap jalan nasional tapi setidaknya gubernur tetap memiliki peran penting dalam mendukung pengusulan perbaikan jalan di daerahnya.

- Periklanan -

Selain memiliki akses ke kementerian terkait, gubernur dapat pula mengomunikasikan persoalan jalan nasional dengan wakil-wakil rakyat asal Sulteng di DPR RI. Dengan memanfaatkan semua jalur komunikasi yang ada, diharapkan jalan nasional maupun jalan strategis nasional yang ada di Sulteng mendapat perhatian pemerintah pusat. Jika kondisi jalan mantap maka akselerasi pembangunan di Sulteng akan ikut terdorong.

Mengingat posisi Sulteng yang memiliki peran sentral sebagai penghubung beberapa provinsi di Pulau Sulawesi maka tentu tidak terlalu sulit menyakinkan pemerintah pusat untuk memperhatikan kondisi jalan yang ada di daerah ini.

Jika selama ini kesannya hanya terfokus pada perbaikan di jalur Kebun Kopi maka ke depan perlu didorong untuk perbaikan di jalur-jalur lain yang tidak kalah vital fungsinya dalam melancarkan aktivitas masyarakat. Ketika transportasi laut dinilai kurang efisien dan transportasi udara belum menjangkau seluruh lapisan masyarakat, sudah seharusnya perbaikan transportasi darat menjadi perhatian.

Kegigihan gubernur untuk memperjuangkan perbaikan jalan di Sulteng bila disinergikan dengan perjuangan wakil-wakil rakyat asal Sulteng di DPR RI maupun DPD RI,  diyakini akan membawa hasil yang lebih cepat. Untuk kepentingan daerah dan masyarakat Sulteng, sudah seharusnya kepentingan-kepentingan kelompok, partai, dan lainnya diabaikan sejenak.

Semua bekerja dan berkontribusi untuk membangun daerah ini. Dengan tekad dan komitmen seperti ini,  kita harapkan bahwa ke depan kondisi jalan di Sulteng akan makin baik. Tidak ada lagi masyarakat yang harus kesusahan dan bermalam di jalan karena jalan longsor tidak bisa dilewati. (**)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.