TAJUK | Menekan Kebocoran Retribusi Pasar 

- Periklanan -

TEMUAN anggota DPRD Palu tentang indikasi adanya kebocoran pemungutan retribusi di Pasar Masomba perlu menjadi perhatian dinas terkait di lingkungan Pemkot Palu. Keberadaan sejumlah pasar di Kota Palu, jika dikelola dengan baik akan memberikan kontribusi yang cukup signifikan bagi pendapatan asli daerah.

Pasar Masomba merupakan salah satu pasar terbesar yang ada di kota ini. Jika benar terjadi kebocoran dalam penyetoran hasil retribusi ke kas daerah, tentu sangat disayangkan. Maka penting bagi Pemkot untuk segera melakukan evaluasi terhadap sistem pemungutan retribusi yang sudah berjalan selama ini.

Potensinya harus dihitung secara cermat. Setelah potensinya diketahui maka langkah selanjutnya adalah memastikan sistem pemungutan yang lebih efisien. Apakah lebih baik ditangani langsung oleh Pemkot atau diserahkan kepada pihak ketiga? Itu masalah teknis saja. Yang terpenting adalah pemungutannya efisien dan penyetoran ke kas daerah tidak bocor.

- Periklanan -

Dengan adanya temuan DPRD di Pasar Masomba, seyogianya menjadi pintu masuk untuk mengevaluasi semua pasar yang ada. Terutama pasar dengan keberadaan pedagang dan jumlah perputaran uang yang cukup besar. Seperti Pasar Manonda dan Pasar Bambaru. Jangan sampai sistem yang berjalan selama ini terlalu memberi ruang bagi pihak-pihak tertentu untuk mengeruk keuntungan pribadi.

Padahal pasar merupakan aset pemerintah dengan investasi besar dan biaya sosial yang juga besar jika terjadi masalah dalam pengelolannya. Oleh karena itu temuan anggota DPRD Palu tidak boleh diabaikan begitu saja. Uang yang disetor para pedagang harus masuk kas daerah. Karena uang itu pula yang bakal dikembalikan kepada rakyat untuk membangun dan membiayai berbagai fasilitas dan pelayanan publik.

Keberadaan pasar sangat penting artinya bagi sebuah kota. Selain fungsinya memfasilitasi pertemuan antara penjual dan pembeli, pasar menjadi sumber pendapatan daerah. Makin besar kotanya dan makin banyak penduduknya akan semakin sibuk pula pasarnya. Setelah Pemkot melakukan penertiban dan penataan, seharusnya diikuti dengan penarikan retribusi yang transparan dan akuntabel. (**)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.