TAJUK | Gerak Cepat Polres Morowali Ungkap Kasus Pembunuhan 

- Periklanan -

MESKIPUN belum berhasil mengungkap motif pembunuhan tapi keberhasilan jajaran Polres Morowali menangkap pelaku dalam waktu kurang dari 48 jam merupakan prestasi tersendiri. Sebagaimana diberitakan, Megawati Sabola, Kasi Pengawasan Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Morowali, ditemukan tewas di rumahnya di Jalan Kuda Laut Kelurahan Bahoue Kecamatan Petasia Kabupaten Morowali Utara, Kamis 25 Januari 2018.

Peristiwa terbunuhnya ibu satu anak ini sontak menggegerkan masyarakat setempat. Termasuk rekan-rekan sekantornya yang tidak menduga bahwa akhir hidup perempuan yang dikenal peramah ini akan berujung tragis. Ia ditemukan tewas bersimbah darah di ruang tengah rumahnya. Awalnya polisi mengaku akan kesulitan mengungkap pelaku tanpa proses otopsi karena tidak ada saksi yang melihat maupun rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara.

Namun berkat kegigihan dan kerja keras jajaran Polres Morowali, terduga pelaku berhasil diringkus dalam waktu singkat. Terduga berinisial MA (28) merupakan karyawan di PT COR Industri Indonesia. Untuk mendalami kasus ini, polisi masih menunggu proses pengangkatan proyektil di betis bagian kanan MA yang terpaksa dilumpuhkan. Keterangan sementara, MA menghabisi korbannya dengan menggunakan cutter yang mengakibatkan luka parah di bagian leher.

- Periklanan -

Kesigapan jajaran Polres Morowali meringkus pelaku diharapkan meredam emosi masyarakat. Semoga dalam waktu dekat, MA dapat segera dimintai keterangan. Dari situ akan terungkap motif perbuatannya serta kemungkinan masih adanya pihak-pihak lain yang turut terlibat atau justeru menjadi aktor intelektual di balik peristiwa ini. Pengungkapan kasus ini secara tuntas dan terang benderang akan menjawab dan mengakhiri berbagai spekulasi yang muncul sejauh ini.

Masyarakat dan terutama pihak keluarga korban harus tahu apa yang sebenarnya terjadi dan siapa saja yang harus bertanggung jawab. Sementara ini polisi telah bekerja cukup profesional. Namun masih ada proses hukum selanjutnya hingga pelaku dinyatakan terbukti bersalah berdasarkan putusan pengadilan. Polisi tentu butuh dukungan dari semua pihak sebab pengungkapan suatu kasus harus dilakukan secara matang dan tidak sekadar kejar tayang agar hasilnya tepat, maksimal, dan berkeadilan.

Keberhasilan Polres Morowali  perlu menjadi dorongan bagi Polres lain di jajaran Polda Sulteng yang masih punya tunggakan kasus. Jangan sampai di satu Polres terdapat kasus-kasus serupa yang penuntasannya berlarut-larut. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap aparat dan keluarga korban kehilangan harapan untuk terungkapnya kasus yang menyebabkan anggota keluarga mereka pergi untuk selamanya. Sebab pada saat yang bersamaan para penjahat akan makin percaya diri melakukan kejahatan karena menilai aparat tidak cukup kompeten dalam bekerja. (**)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.