TAJUK | Bangun Jembatan Kabose sebagai Ikon Kota Poso

- Periklanan -

Ilustrasi jembatan

PEMKAB Poso berencana membangun Jembatan Kabose. Disingkat Kabose karena jembatan ini akan menghubungkan Kayamanya dengan Bonesompe. Saat ini telah dilakukan studi kelayakan dan diharapkan pada tahun 2018 mendatang pembangunannya telah dimulakan. Desain konstruksi jembatan yang telah dirilis ke publik cukup indah dan kelak bakal menjadi salah satu ikon kota Poso.

Pembangunan Jembatan Kabose sebagaimana diakui Kepala Dinas PUPR Kabupaten Poso Faidul Keteng akan membutuhkan dana yang besar hingga belasan miliar.  Pemkab berupaya agar selain menggunakan dana APBD juga mendapat sokongan dana dari pemerintah pusat. Terkait dengan dana pusat maka Pemkab Poso harus aktif melakukan lobi. Menyusun proposal yang dapat menyakinkan bahwa jembatan yang direncanakan bermanfaat bagi masyarakat.

- Periklanan -

Tidak saja bermanfaat untuk menghubungkan dua wilayah dan memberi keuntungan secara ekonomi tapi pembangunan Jembatan Kabose diikhtiarkan sebagai salah satu simbol kebangkitan masyarakat Poso. Pascakonflik pembangunan infrastruktur kurang mendapat perhatian. Terjadi stagnasi bahkan kemunduran dalam pembangunan fisik. Sementara sebuah daerah yang berkembang dan sedang berderap maju, salah satu indikatornya adalah pembangunan fisik.

Jika Jembatan Kabose berhasil diwujudkan akan menjadi penanda bahwa Kabupaten Poso telah bangkit kembali. Apalagi keberadaan sebuah jembatan juga mengirim pesan tentang pentingnya membangun komunikasi. Mendekatkan masyarakat yang berjarak. Jembatan dalam makna simboliknya merupakan pemersatu. Penghubung antara dua hal yang pernah terpisah.

Masyarakat Poso membutuhkan jembatan tidak saja dalam fungsinya sebagai penghubung dua wilayah tapi jauh lebih penting bagaimana memaknai jembatan sebagai penghubung kembali apa yang pernah terpisah dan berselisih. Beda dengan filosofi benteng atau tembok yang cenderung membuat satu kelompok merasa nyaman dalam posisi yang eksklusif. Jembatan akan menghadirkan perasaan terbuka untuk menerima hal-hal yang berbeda.

Kiranya dengan mengembangkan narasi seperti ini pemerintah pusat akan tergerak untuk membantu. Mengucurkan dana agar Jembatan Kabose dapat segera diwujudkan. Pada saat yang sama pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat Poso harus satu kata  untuk menyukseskan proyek besar ini. Karena dananya cukup besar maka seluruh proses berkenaan dengan pelaksanaan suatu kegiatan harus dilaksanakan dengan transparan dan akuntabel sehingga kelak jembatannya terbangun dan tidak ada masalah hukum setelahnya. (**)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.