Tahun Ini akan Ada Kontrak Investasi Nikel dan Gas Alam di Sulteng

- Periklanan -

Ilustrasi pertambangan (@jpnn.com)

PALU-Dalam beberapa tahun terakhir ini kinerja perdagangan luar negeri Sulteng terus menunjukan trend positif. Bahan tambang, nikel dan gas alam menjadi komoditi utama, memberikan kontribusi utama dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah ini.

“Info yang kami dapatkan dari Pemerintah provinsi, tahun 2017 ini akan ada beberapa kontrak baru (investasi pertambangan nikel dan gas alam, red) yang akan ditanda tangan,” ungkap Kepala BPS Sulteng, Faizal Anwar di kantornya, Rabu (1/3).

Dengan demikian, dipastikan kinerja ekspor Sulteng ke depan akan semakin bertumbuh/meningkat. Dan dampaknya ke angka pertumbuhan ekonomi daerah ini yang akan semakin meningkat. Sebab, selama ini investasi pertambangan menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Sulteng.

- Periklanan -

Berdasarkan data yang dirilis BPS, nilai ekspor Sulteng selama Januari 201 7 naik US$ 67,05 juta atau sebesar 84,98 persen dibandingkan Januari 2016 yang sebesar US$ 78,90 juta. Selama Januari-Desember 2016, total nilai ekspor Sulawesi Tengah tercatat US$ 1.470,34 juta atau meningkat US$ 967,07 juta (192,16 persen) dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar US$ 503,27 juta.

“Selama ini ekspor Sulteng masih didominasi dua kelompok utama kelompok besi dan baja,” sebutnya.

Selama Januari 2017, ekspor kelompok besi dan baja dari Sulteng tercatat senilai US$ 78,73 juta atau 53,94 persen dari total ekspor. Dan bahan bakar mineral senilai US$ 64,97 juta atau sekitar 44,52 persen. sementara, kontribusi ekspor kelompok komoditas lainnya relatif kecil.

Periode Januari-Desember 2016, kelompok besi dan baja juga mendominasi pangsa ekspor Sulteng. Nilainya mencapai US$ 722,72 juta atau 49,1 5 persen dari total ekspor. Disusul bahan bakar mineral senilai US$ 719,17 juta atau 48,91 persen. Serta lemak dan minyak hewan/nabati senilai US$ 15,14 juta atau 1,03 persen. (ars)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.