Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Tabrak Tembok Tanggul Pantai Talise, Korban Terlempar ke Laut, 1 Tewas

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

TIBA DI RUMAH SAKIT: Frans, korban Laka Lantas di Jalan Kompleks Penggaraman Talise Kota Palu, yang meregang nyawa. (Foto: Sudirman)

PALU – Laka tunggal gegerkan warga atau pengendara di Jalur Penggaraman Talise, Sabtu (11/3) pagi akhir pekan kemarin, sekitar pukul 05.30 wita. Tiga pemuda yang saling berboncengan menggunakan satu sepeda motor, ditemukan telah mengapung di laut. Satu dari ketiga pemuda itu bernama Frans (20) meregang nyawa karena kepalanya pecah. Sementar dua lagi, Kevin (23) dan Oktavianus (19) mengalami luka berat dan ringan.

Pantauan media ini di RSU Undata Palu, dua korban luka masih berada di ruang UGD Palu. Kevin yang saat itu terlihat berada disamping jenasah Frans, mengalami patah tulang kaki. Sementara Oktavianus, korban lainnya masih bisa berdiri dan mengabari tentang kondisi kedua rekannya kepada sanak keluarga, serta memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.

“Kejadiannya cepat sekali. Yang membawa motor Kevin, saya paling belakang dibonceng, sementara teman saya yang meninggal dunia ini, posisinya ditengah,” ungkap Oktavianus kepada Radar Sulteng pagi itu.

Rasa sakit yang dialami korban ini, seakan tak terasa, karena dia hanya bisa menangis melihat kedua temannya Kevin yang terus menjerit memanggil nama Tuhan dan kedua orang tuanya. Serta melihat Frans yang  telah menjadi jenazah. “Terakhir saya ingat benturan keras, motor yang kami menabrak tembok. Dan selanjutnya saya sadar setelah berada  di laut,” cerita Oktavianus lagi.

Untung saja kata Oktavianus, ada warga yang melihat mereka, sehingga selanjutnya warga memanggil pihak kepolisian. Kemudian pihak kepolisian mengevakuasi mereka yang telah berada di laut. “Kita sudah mau pulang ke rumah di Suharso,”  tutur Oktavianus.

Handpone milik para korban semuanya tak lagi berfungsi karena basah. Sehingga sulit menghubungi keluarga korban. Namun untuk membantu korban Frans agar diketahui keluarganya telah meninggal, pihak kepolisian pagi itu meminta Oktavianus ke rumah para korban.(cdy)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.