Sungai Meluap, Tolitoli Kembali Diterjang Banjir

- Periklanan -

Tampak kondisi banjir yang terjadi dikawasan Lingkungan Lembah Jalan Lanoni. Foto lain, warga berusaha menjaga agar daerah sekitar jembatan tidak tersumbat, untuk mencegah agar luapan air tidak terlalu besar masuk ke rumah warga. (Foto: Yuslih Anwar)

TOLITOLI – Belum tuntas warga membersihkan seluruh sisa material banjir yang masih tersisa paskabanjir (3/6) lalu, Selasa sekitar pukul 16.00 kemarin, beberapa kawasan seperti Jalan Lanoni kawasan Lemba, dan WR Suparatman Kelurahan Baru serta kawasan Jalan Anoa Kelurahan Tuweley kembali dilanda banjir.

Banjir yang melanda tiga kawasan ini, disebabkan luapan air sungai. Banjir di Jalan Lanoni dan WR Supratman disebabkan luapan Sungai Lembe, sementara di Jalan Anoa merupakan luapan sungai Tuweley akibat hujan yang cukup deras terjadi mulai pukul 14.00.

Pantauan Radar Sulteng dibeberapa lokasi tersebut, meski ketinggian air pada saat itu masih setinggi lutut orang dewasa, namun warga khususnya memiliki bangunan dengan dasar lantai yang cukup rendah, mulai mengevakuasi barang berharga milik mereka.

Cukup banyak pula warga yang terlihat melakukan antisipasi dengan melakukan penjagaan di sekitar jembatan, yang dasar jalannya telah dilampaui air. Agar sampah material tidak tersangkut dan menghabat aliran arus air.

“Waktu banjir sebelumnya, gara-gara tersumbat di bawah jembatannya, arus air meluap dan menggerus tembok rumah sampai retak. Ambil pengalaman, makanya kita jaga disini (jembatan, red) supaya material sampah tidak sampai nyangkut,” tutur Maming warga Jalan Lanoni.

- Periklanan -

Meski saat itu hujan masih terus mengguyur, namun ketinggian air banjir di kawasan Lembah Jalan Lanoni, tampak tidak sampai naik melebihi lutut orang dewasa dan cendrung menurun.

Sementara di kawasan sepanjang jalan WR Supratman, tampak ruas jalan mirip aliran sungai. Sepanjang kediaman Kapolres hingga kantor Camat Baolan, Mapolsek hingga jembatan sekitar Bank Mandiri dialiri arus air setinggi lutut yang cukup deras.

Saat terjadi banjir tidak satupun kendaraan yang berani melintas di jalan tersebut. Hanya beberapa warga yang terlihat sengaja mengalirkan material berupa sampah, agar tidak tersangkut saat banjir surut.

Di Jalan Anoa seperti biasanya, saat terjadi hujan yang cukup deras, warga telah terlebih dahulu mencari tempat yang aman. Tampak warga sekitar hanya membiarkan rumahnya terendam banjir. Apalagi barang rumah tangga yang sengaja dijemur paskabanjir sebelumnya terlihat tidak dihiraukan untuk diamankan warga.

Hingga pukul 17.00 kemarin, hujan yang cukup deras masih terus mengguyur Tolitoli dan sekitarnya. Namun dampak banjir akibat hujan deras tersebut hanya terjadi pada beberapa kawasan khususnya daerah sepanjang aliran sungai.

Pada kawasan yang cukup rawan banjir, seperti di Jalan Veteran, Moh Hatta, Usman Binol dan beberapa kawasan lainnya, tampak hanya mengalami genangan setinggi mata kaki pada sekitar pukul 17.00 kemarin.(yus)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.