Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Sulteng Raih Penyaji Musik Terbaik di Konser Karawitan Muda Indonesia 2017

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Tim kesenian Sulteng usai menerima penghargaan sebagai penyaji musik terbaik pada Konser Karawitan Muda Indonesia 2017, di Cilegon, Banten, Sabtu (5/8) lalu. (Foto: Ist)

PALU– Sulteng kembali mencatat prestasi nasional di bidang seni budaya. Tim kesenian tradisional Salibow dari Kota Palu yang menjadi duta Sulteng pada Konser Karawitan Muda Indonesia (KKMI) 2017  meraih prestasi nasional kategori penyaji musik terbaik I. KKMI 2017 digelar tanggal 3-5 Agustus di Kota Cilegon, Provinsi Banten.

Kepala Seksi Kesenian, Dinas Dikbud Sulteng H Sofyan Tadorante mengatakan, prestasi yang diraih tahun ini lebih bergengsi yakni penyaji musik terbaik tingkat nasional. Prestasi ini lebih mengarah pada penampilan kelompok musiknya. Sementara tahun lalu Sulteng meraih prestasi pada kategori penata musik nasional, yang lebih bersifat perorangan.

Sofyan mengatakan, dengan prestasi yang diraih tim Sulteng mendapat hadiah uang serta sertifikat yang diserahkan Dirjen Kebudayaan pada malam penutupan KKMI 2017 tanggal 5 Agustus 2017.

Dia mengatakan, dalam KKMI yang digagas Kemendikbud memberikan penghargaan khusus kepada kelompok musik yang memenuhi semua unsur musik, baik presentasi, gerak tubuh pemain, harmonisasi memainkan alat musik, dan penampilannya.

KKMI bertujuan sebagai gerakan untuk membangun tren baru di dalam kehidupan kawula muda Indonesia, yaitu membangun kekuatan artistik (minat, dan kemampuan teknik) di kalangan pemuda Indonesia untuk menyajika karya-karya musik dengan landasan kuat pada musik tradisi Indonesia. Sesuai kesepakatan nasional di tahun 1950, musik tradisional Indonesia secara generik disebut karawitan.

Selain itu, konser karawitan untuk mendukung upaya pembinaan dan pelestarian budaya nasional Indonesia,termasuk karawitan. Sehingga, generasi muda tidak melupakan akar budaya dan jati diri bansga. Konser ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk menggerakan tumbuhnya kecitaan para pemuda Indonesia terhadap khasanah musik warisan bangsa sendiri, dan sebagai upaya pelestarian musik-musik tradisi bangsa Indonesia agar terhindar dari kepunahan.(sya/*)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.