alexametrics Sudah Tidak Lagi Disebut Kota Terjorok di Indonesia – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Sudah Tidak Lagi Disebut Kota Terjorok di Indonesia

6.000 Perempuan Adipura Siap jadi Pelopor Kebersihan Dikota Palu

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE kembali mengukuhkan langsung Perempuan Adipura yang ada di Kecamatan Mantikulore, Senin, (3/1) di ruang pertemuan Pura Agung Wana Kertha Jagatnatha, Kota Palu.

Dalam kesempatan itu turut hadiri Ketua TP-PKK Kota Palu, Diah Puspita, A.Md yang juga selaku pembina Perempuan Adipura Kota Palu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, serta pejabat lainnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyebutkan bahwa perempuan Adipura se-Kecamatan Mantikulore merupakan Perempuan Adipura yang terbesar dan terbanyak di Kota Palu yang jumlahnya sekitar 1.091 orang.

Dengan demikian, katanya total Perempuan Adipura se-Kota Palu yang akan berjuang untuk menjadikan kota ini bersih, indah, tertib, nyaman, dan layak disebut sebagai ibu kota, kurang lebih sekitar 6.000an orang.

“Ini sangat besar, kalau kemudian mereka mampu mempengaruhi lima rumah, berarti ada 30.000 rumah di Kota Palu yang akan menjadi pelopor kebersihan di Kota Palu. Kalau ini dilakukan, berarti sekitar kurang dari 30% wilayah Kota Palu harusnya sudah menjadi wilayah zona yang bersih, indah, rapi, dan nyaman,” katanya.

Wali Kota kemudian sangat bersyukur atas semangat yang ditunjukan dari masyarakat, Kota Palu hari ini kata dia sudah memperlihatkan perubahannya dan sudah tidak lagi disebut sebagai kota terjorok di Indonesia.

Menurutnya, Kota Palu sekarang sudah menjelma menjadi kota yang bersih, tertib, kota yang rapi, tinggal upaya dari semua pihak termasuk Perempuan Adipura menjaga semangat ini.

“Agar apa yang menjadi semangat hari ini terjaga dengan baik, kemudian pada akhirnya kesadaran bersama seluruh masyarakat Kota Palu bahwa kebersihan itu sebagian dari hidup kita, sebagian dari diri kita,” ungkapnya.

Wali Kota juga meyakini bahwa kebersamaan para Perempuan Adipura karena memang menginginkan perubahan yang baik untuk Kota Palu, bukan karena iming-iming dan janji-janji sesuatu.

“Saat ini bukan kampanye politik, tapi kampanye kesadaran kita bersama, bahwa kota ini harus kita bisa ubah bersama. Harus kita ubah wajahnya lebih baik dari sebelum-sebelumnya. Dan saya yakin kota yang kita cintai ini dalam beberapa waktu kedepan akan memperlihatkan perubahan yang cukup besar,” tambahnya. (win)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.