Sudah Pedas, Harga Cabai Rawit Mahal Lagi

- Periklanan -

Pedagang cabai rawit di pasar tradisional Manonda, Jumat (5/1). (Foto: Mugni Supardi)

PALU – Harga cabai rawit di tingkat pengecer terus bergerak naik. Khusus untuk cabai rawit merah, harganya saat ini bahkan mencapai Rp120 ribu per kilogram. Pemantauan di tingkat pengecer kemarin (20/2), harga cabai rawit hijau rata-rata dijual dengan harga Rp80 ribu per kilogram, naik rata-rata Rp5.000 dibanding sebelumnya.

“Kalau yang masih segar itu harganya mencapai Rp130 ribu per kilogram. Kita ambil harga rata-rata Rp120 ribu per kilogram,” jelas Siti Maemunah, Kasi Pemasaran Produk Dalam Negeri Disperindag Sulteng, kemarin.

- Periklanan -

Untuk bawang merah, dalam beberapa pekan terakhir ini harganya cenderung stabil, berada di angka Rp35 ribu per kilogram. Tapi, kemarin harganya naik sekitar Rp5 ribu per kilogram, menjadi Rp40 ribu per kilogram dibanding pekan lalu.

Informasi yang didapatkan koran ini, sebenarnya harga cabai rawit dari petani masih di bawah angka Rp100 ribu. Di tingkat pengumpul harganya menjadi sekitar Rp100 ribu per kilogram. Dan pastinya pedagang pengecer menjual lagi dengan harganya yang tentunya lebih tinggi lagi.

Sebenarnya berbeda harga cabai rawit segar dan yang sudah lama. Kalau yang lama itu harganya berkisar antara Rp100 ribu sampai Rp110 ribu. Kenaikan harga cabai rawit ini dipicu oleh aksi jual keluar daerah oleh pedagang, terutama ke Pulau Kalimantan. Di Samarinda, harga cabai rawit mencapai di atas angka Rp150 ribu per kilogram.

Harga di Samarinda tersebut relatif sama dengan harga di kota-kota besar lainnya seperti di Jakarta, Surabaya dan Bandung, Jawa Barat. (ars)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.