Spot Peninggalan Sejarah Donggala akan Ditata Kembali

- Periklanan -

Salah satu peninggalan kota tua Donggala. (Foto: @bmzIMAGES)

DONGGALA–Kabupaten Donggala, Sulteng sejak dulu dikenal sebagai kota tua. Ada beberapa hal yang membuat Donggala disebut-sebut sebagai kota tua. Selain menjadi kabupaten pertama bersamaan dengan Kabupaten Poso di Sulteng, ternyata di Donggala juga memiliki sangat banyak peninggalan-peninggalan sejarah zaman penjajahan tempo dulu.

- Periklanan -

Peninggalan bersejarah itu dominan berada di ibukota Donggala yaitu Kecamatan Banawa, khususnya di sekitar area pelabuhan donggala. Di tempat itu ada sejumlah bangunan tua peninggalan Belanda yang masih terjaga keasliannya. Salah satunya adalah gedung bea cukai atau Douane yang masih berdiri kokoh.

Peninggalan berharga itu tentu saja tak luput dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala. Saat ini peninggalan tersebut dijadikan sebuah destinasi wisata sejarah.  Menurut Sekretaris Dinas Pariwisata Donggala, Muhammad SSTP, di tahun 2017 ini, pihaknya akan menata kembali sejumlah peninggalan-peninggalan tersebut. “Kita akan tata kembali spot-spot kota tua yang berada di pusat Kota Donggala. Ini yang menjadikan cikal bakal Kota Donggala tempo dulu,” ungkapnya.

Lanjut Muhammad, pihaknya juga akan membuat spot-spot foto sekaligus informasi terkait pariwisata di Donggala sendiri. Hal itu juga dilakukan tak lain sebagai upaya untuk lebih mengembangkan potensi wisata di Donggala. ” Dengan beragamnya potensi yang ada di Kabupaten Donggala ini, tentu saja akan semakin banyak menarik wisatawan untuk berkunjung,” tandasnya.(ujs)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.