Spesialis Pencuri Mesin Traktor di Parimo Ditangkap Polisi

- Periklanan -

Para spesialis pencuri mesin traktor saat ekspos perkara di Mapolres Parimo, Rabu (8/3). (Foto:istimewa)

PARIMO – Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Parimo, menangkap para pelaku pencurian yang diduga spesial pencurian mesin traktor.

Berdasarkan informasi sementara yabg diperoleh dari Satreskrim, para pelaku berasal dari Kabupaten Donggala.

Mereka adalah Herman alias Man (32) warga Desa Kombo, Kecamatan Dampal, Kabupaten Donggala, Rusman alias Nobong (28), Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala, Sahabudin alias Pak Sukri (48) Donggala dan Agus alias Agusman (19), Donggala.

Kasat Reskrim Polres Parimo, Iptu Felix A Saudale SH, mengungkapkan, para pelaku diketahui melancarkan aksinya di wilayah hukum polres parimo.

Namun, setelah dilakukan penelusuran ternyata para pelaku ternyata melakukan tindakpindana yang sama di Kabupaten Poso, Donggala, dan Kota Palu.

Hal tersebut dibuktikan dengan sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan. Diantaranya dua unit mesin traktor TKP Poso, dua unit TKP Donggala, Labuan satu unit, Kota Palu dua unit.

Sedangkan untuk di Parimo, diamankan dua unit mesin traktor TKP Kecamatan Kasimbar dan satu unit di TKP Desa Toboli, Kecamatan Parigi Utara.

- Periklanan -

Dari hasil penyelidikan sementara, otak pelaku pencurian adalah tersangka Herman alias Man. Dia yang menjadi pelaku pencurian di wilayah Poso, Donggala, dan Palu.

“Ia (Herman, red) sekaligus menjadi pemimpin pelaku pencurian,”ujar Felix, saat melakukan ekspos, Rabu (8/7) di Polres Parimo.

Sedangkan tersangka Rusman alias Nobong, ikut melakukan pencurian, membantu Herman saat mencuri dua mesin traktor di Desa Kasimbar Utara, Kecamatan Kasimbar.

Sementara tersangka Sahabudin alias Pak Suri, berperan sebagai penerima mesin traktor hasil curian dari Herman sebanyak dua unit. Hasil curian itu kemudian di jual di Desa Bou, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala.

Demikian juga dengan tersangka Agus alias Gusman. Ia berperan sebagai penerima barang mesin traktor hasil curian Herman sebanyak tujuh unit. Tersangka juga menjualnya di Desa Bou, Kecamatan Sojol, Donggala.

Selain menangkap pencuri mesin traktor, Satreskrim Polres Parimo juga menangkap dua pelaku pencuri alkon di Kecamatan Parigi Selatan. Keduanya adalah Aldiansa (19) dan Andi Wawan (39), warga Kelurahan Bantaya, Kwcamatan Parigi. Mereka mencuri dua unit alkon.

Saat ini para pelaku pencurian tersebut diamankan di sel tahanan Polres Parimo bersama dengan barang bukti untuk kepentingan penyidikan.

Dalam kasus tersebut para tersangka dikenakan pasal 363 ayat (1), KUHP jo pasal 65 KUHP jo, pasal 55 KUHPidana. Dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara. (Iwn)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.