Sosialisasi Bank Indonesia Berhasil Tingkatkan Pengguna QRIS

Pekan QRIS Nasional Digelar Hingga 15 Maret

- Periklanan -

PALU-Jumlah merchant yang menggunakan Quick Response Indonesia Standard (QRIS) di Sulawesi Tengah (Sulteng) terus menunjukan tren positif. Berdasarkan data Bank Indonesia hingga Januari 2020 jumlah merchant yang telah menggunakan QRIS telah mencapai 9.342. Peningkatan yang terjadi cukup signifikan jika dibandingkan dengan Desember 2019 yang berjumlah 6885 merchant. Hal ini tidak lepas dari sosialisasi masif yang dilaksanakan Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulteng. Dalam sosialisasi dan edukasi yang dilakukan selama ini, KPw Bank Indonesia Sulteng menyasar masyarakat baik itu mahasiswa, pelaku usaha UMKM, wartawan, maupun Aparatur Sipil Negara. Tidak sampai di situ, Bank Indonesia Provinsi Sulteng terus akan bekerjasama dengan stakeholder terkait untuk mendorong penggunaan QRIS di Sulteng dengan memusatkan di beberapa pusat perekonomian, UMKM, pasar tradisional, lokal wisata, tempat ibadah (sebagai sarana penyaluran sedekah nontunai), serta lingkungan perguruan tinggi.

“Bank Indonesia juga akan menyelenggarakan Pekan QRIS Nasional 2020 di Kota Palu mulai 9 sampai dengan 15 Maret 2020. Pekan QRIS ini akan diawali dengan pelaksanaan sosialisasi dan edukasi serta pendaftaran merchant untuk menggunakan QRIS, talkshow di radio dan TV, kampanye publik, lomba foto dan vidio dan di puncak acara pada tanggal 15 Maret 2020 di Lapangan Vatulemo Palu dengan kegiatan berupa pameran UMKM dan Funwalk. Mari kita dukung gerakan non tunai dengan menggunakan QRIS. Kamai Mompake QRIS,” sebut Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi Sulteng, M Abdul Majid Ikram dalam keterangan tertulis yang diterima media ini.

- Periklanan -

Penggunaan QRIS kata Majid, sejalan dengan perkembangan ekonomi digital di Indonesia yang telah mendorong meningkatnya inovasi teknologi pembayaran yang beragam, dimana salah satu teknologi dalam pembayaran yang saat ini berkembang adalah penggunaan quick response di kalangan masyarakat. Menyikapi hal ini, Bank Indonesia selaku otoritas di bidang sistem pembayaran telah meluncurkan Quick Response Indonesia Standard (QRIS). QRIS merupakan standar QR Code untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik atau mobile banking. Kebijakan yang dilakukan untuk mendukung integrasi ekonomi dan keuangan digital serta menjaga keseimbangan antara inovasi dengan stabilitas dan menjamin kepentingan nasional ini berlaku efektif 1 Januari 2020.

“QRIS mengusung semangat UNGGUL (UNiversal, GampanG, Untung dan Langsung) yang mengandung makna UNiversal, penggunaan QRIS bersifat inklusif untuk seluruh lapisan masyarakat dan dapat digunakan untuk transaksi pembayaran di domestik dan luar negeri. Kedua, GampanG, masyarakat dapat bertransaksi dengan mudah dan aman dalam satu genggaman ponsel. Ketiga, Untung, transaksi dengan QRIS menguntungkan pembeli dan penjual karena transaksi berlangsung efisien melalui satu kode QR yang dapat digunakan untuk semua aplikasi pembayaran pada ponsel. Keempat, Langsung, transaksi dengan QRIS langsung terjadi, karena prosesnya cepat dan seketika sehingga mendukung kelancaran sistem pembayaran,” tutupnya. (saf)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.