Soal Taman Vatulemo, Kejari masih Tunggu Hasil Inspektorat

- Periklanan -

Ilustrasi taman vatulemo (@mugni supardi)

PALU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Palu menyatakan masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat Palu terhadap pekerjaan Taman Vatulemo.

Proyek tersebut sempat disoroti masyarakat Kota Palu beberapa bulan terakhir, karena dianggap tak sebanding antara hasil pekerjaan dengan pagu kontraknya Rp7 miliar lebih.

“Inspektorat kan masih melakukan pemeriksaan. Jadi, kami masih tunggu hasil dari Inspektorat dulu,” kata Kajari Palu, Subeno melalui telepon genggamnya Selasa (18/4).

- Periklanan -

Dikejar pertanyaan apakah Kejari juga mengantongi data dan keterangan yang akurat terkait pekerjaan Taman Vatulemo, Subeno masih enggan menjawab. Sejauh mana proses pengumpulan data dan pengumpulan keterangan yang dilakukan lembaganya, Subeno sama sekali masih menutup rapat-rapat informasinya.

“Saya belum bisa jelaskan. Takutnya jadi gaduh lagi. Intinya, setelah dilakukan penyerahan pekerjaan itu (PHO) ke Pemkot Palu, dan seperti apa hasil pemeriksaan Inspektorat terhadap pekerjaan, itu yang sementara ditunggu. Kalau sudah kami terima, maka segera ditentukan langkah apa yang akan dilakukan,” ujar Subeno.

Saat ini, lanjutnya, pihaknya sendiri terus melakukan koordinasi dengan pihak Inspektorat Palu tentang hasil pemeriksaan pekerjaan taman yang berada di jantung Kota Palu tersebut. “Kalau benar besok (hari ini, red) Inspektorat menjadwalkan pemeriksaan sejumlah pihak terkait dalam pekerjaan proyek Taman Vatulemo, itu lebih baik. Supaya lebih jelas,” kata orang nomor satu di Kejari Palu tersebut.

Diberitakan media ini sebelumnya, Inspektorat Palu berencana akan memeriksa sejumlah pihak terkait dalam pekerjaan taman. Mulai dari pihak rekanan (kontraktor), konsultan perencana, konsultan pengawas, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Palu selaku dinas teknis yang membawahi pekerjaan tersebut. Pihak-pihak terkait tersebut akan memberi keterangan seputar pekerjaan dan finishing pekerjaan tahun anggaran 2016 dengan nilai pagu miliaran rupiah tersebut. (sur)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.