Soal KSS, Wasekjen GP Ansor : Hidayat – Bartho Sedang Berhadapan dengan Rakyat

- Periklanan -

PALU – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pengurus Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nizar Rahmatu menyayangkan pelaporan yang dilakukan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Hidayat Lamakarate – Bartholomeus Tandigala terkait Program Kartu Sulteng Sejahtera (KSS). Menurutnya hal tersebut merupakan tindakan yang melawan rakyat.

“Ada yang sedang kebakaran jenggot dengan sebuah gagasan. Gagasan dari Kartu Sulteng Sejahtera yang mewakili harapan masyarakat saat ini,” tegas Nizar Rahmatu saat ditemui di Parigi Moutong (Parimo), Sulteng.

Pasalnya, Nizar mengungkapkan, KSS milik Paslon Cagub dan Cawagub Sulteng nomor urut 2 Rusdy Mastura – Ma’mun Amir merupakan program yang sangat dinantikan masyarakat. Lantaran di dalamnya banyak memuat program yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Mulai dari memfasilitasi Sembako Murah, menghadarikan 50 ribu lapangan kerja baru, Bantuan Langsung Tunai (BLT) 1 Juta per-KK, BPJS Kesehatan Gratis, serta Pendidikan gratis yang berkualitas.

- Periklanan -

Karenanya dia menilai KSS telah menjadi cita – cita mulia dari seorang pemimpin yang begitu peduli dengan nasib rakyat kecil. Terbukti saat Rusdy menjadi Wali Kota Palu selama dua priode lalu.

“Pak Rusdy berhasil menurunkan angka kemiskinan dari 14 persen hanya tinggal 7 persen. Melahirkan Padat Karya program idaman masyarakat sampai sekarang,” terang Nizar.

Oleh karena itu dia berharap agar seluruh masyarakat Sulteng dapat menjatuhkan pilihan pada pasangan yang diusung 11 partai politik ini. Sehingga impian untuk menjadikan Sulteng lebih maju dan sejahtera dapat segera diwujudkan.

“Rusdy – Ma’mun itu pemimpin yang menjadi idola masyarakat. Terbukti setiap kebijakannya selalu berpihak pada rakyat kecil,” tukas Nizar. (*/isk)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.