Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

SMP Madani Mulai Terapkan 5 Hari Sekolah

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Ilustrasi (@jawapos.com)

PALU – Diawali dengan pembenahan kelas dan pembuatan struktur organisasi. Hari pertama sekolah juga menjadi hal yang baru di SMP Model Terpadu Madani Senin kemarin (17/7) yang berada di Jalan Soekarno Hatta. Sekolah ini mulai menerapkan lima hari sekolah. Senin sampai Jumat sebagai hari sekolah, dan pukul 15.30 waktu pulang.

Kepala SMP Model Terpadu Madani, Suparman S.Pd M.Pd mengatakan, untuk hari pertama memang disengaja melakukan pembenahan kelas. Selain untuk membersihkan, hal ini juga memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk bekerja sama dengan teman-teman kelasnya beserta dengan wali kelas. Pembenahan kelas dilakukan oleh semua siswa di 14 kelas yang ada.

Lanjut Suparman, meski program lima hari sekolah belum diwajibkan, tapi pihaknya untuk tahun ajaran 2017/2018 akan mencoba. “Jika nantinya program ini harus dilaksanakan, baik guru atau anak-anak tidak kaget lagi, karena sudah terbiasa,” ujar Suparman.

Lima hari sekolah, yang diterapkan SMP Madani sudah mendapat persetujuan dari orang tua dan Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng. Sebelum melaksanakan program lima hari sekolah, sebelumnya minta persetujuan dari dinas dulu. Makanya ada persetujuan dari dinas dan orang tua siswa.

Pihak sekolah semakin yakin untuk menerapkan lima hari sekolah. Termasuk pihak sekolah sudah sepakat dengan pengelolah kantin, mereka siap berjulan sampai sore hariu.

Lima hari sekolah, dalam penerapannya anak-anak tidak akan diberikan lagi pekerjaan rumah. Melainkan semua tugas harus dikerjakan di sekolah. “Jadi, semua yang berhubungan dengan tugas sekolah tidak ada lagi dikerjakan di rumah. Begitupun dengan guru, semua yang menjadi tugasnya dikerjakan di sekolah. Tidak ada lagi dikerjakan di rumah. Untuk kegiatan ekstrakurikuler akan dilaksanakan satu jam sebelum jam belajar mengajar berakhir. Baik itu Pramuka, PMR dan Pengembangan Diri,” jelas Suparman.

Tambah Suparman lagi, mulai Selasa (18/7) proses belajar mengajar akan mulai normal. Karena hari ini pembenahan kelas akan diselesaikan. Anak-anak membersihkan kelas saja, untuk pembersihan halaman atau lingkungan sekolah sudah ada petugasnya.

“Tahun ajaran ini, kepala sekolah berharap mutu dan kualitas pembelajaran bisa ditingkatkan. Baik itu proses belajar, di mana guru-guru harus tepat waktu dalam memberikan pembelajaran, meningkatkan kreatifitas guru agar tidak membosankan, pasilitas sekolah juga akan perlahan di tingkatkan. Dengan begitu pada akhirnya akan meningkatkan mutuh autput,” kata sang kepsek.

Pihak sekolah, selain memberikan pelayanan yang baik kepada siswa. Pihak sekolah juga akan memberikan pelayanan kepada orang tua. Sehingga komunikasi bagus, antara guru dan orang tua. “Pihak sekolah juga membagikan daftar nama hingga tugas-tugas guru dan nomor handphone kepada orang tua siswa. Hal ini dilakukan agar orang tua bisa menyampaikan keluhan atau ada hal-hal kurang jelas bisa ditanyakan langsung ke guru-guru,”demikian Suparman. (cr4)

 

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.