SMP Al-Azhar Palu, Sekolah Paling Siap Laksanakan E-Learning

- Periklanan -

PALU-Jika banyak sekolah baru mulai mengenal istilah e-learning pascaadanya imbauan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Palu, H Ansyar Sutiadi SSos MSi agar melaksanakan e-learning guna mengantisipasi penyebaran virus corona, maka berbeda dengan SMP Al-Azhar Palu. E-learning di SMP Al-Azhar Palu sejatinya bukan lagi hal yang baru. Semester sebelumnya, e-learning sudah mulai diterapkan di sekolah yang dipimpin Drs Abdul Basit MPd ini. Ari Pratama, Humas SMP Al-Azhar Palu menyebut, pihaknya sudah sangat siap untuk mulai melaksanakan e-learning. Secara teknis kata dia, tidak ada kendala berarti melaksanakan imbauan dari Kepala Dikbud Kota Palu itu. Sebab dijelaskan Ari, peserta didik SMP Al-Azhar Palu sudah mengenal e-learning bahkan mengikuti pembelajaran berbasis elektronik itu sejak semester lalu.

“Siswa akan belajar dari rumah dengan mengakses situs resmi kami, di https://belajar.alazharmandiri.sch.id,” kata Ari Pratama kepada Radar Sulteng.

Secara keseluruhan, peserta didik sambung Ari sudah memiliki user name dan password masing-masing yang digunakan untuk masuk ke laman e-learning itu. Guru-guru pun dijelaskannya sudah memiliki user name dan password masing-masing. Melalui laman resmi Al-Azhar Mandiri Palu ini kata Ari, pembelajaran juga akan tetap terpantau. Guru yang mengajar akan tetap bisa mengetahui siapa saja siswanya yang masuk ke laman itu dan mengikuti pembelajaran. Untuk proses belajar sendiri dijelaskan Ari, tidak ada yang jauh berbeda dengan pembelajaran di kelas. Setelah guru dan peserta didik masuk ke laman itu, guru bisa langsung berinteraksi dengan peserta didiknya.

“Jadi seperti belajar di kelas. Cuma peserta didik mengakses dari rumah. Guru-guru tetap mengakses dari sekolah. Kami menyediakan 45 unit komputer yang siap untuk digunakan guru. 25 unit di Labkom 1, dan 20 di Labkom 2,” jelasnya.

Secara teknis sambung Ari, pembelajaran dilaksanakan berdasarkan jadwal yang ada. Mata pelajaran pertama dimulai pukul 07.15 Wita. Peserta didik kata Ari yang masuk ke laman tersebut, hanya dimiinta untuk memasukan user name dan password. Setelah login, memilih mata pelajaran sesuai jadwal. Setelah itu, maka guru dan peserta didik sudah bisa berinteraksi.

- Periklanan -

“Kalau sudah masuk, di situ sudah ada intruksi dari guru yang bersangkutan dan sifatnya interaktif karena saling terkonek dan bisa komunikasi antara guru dan siswa,” imbuhnya.

Selain bisa menggunakan laptop atau komputer, pembelajaran e-learning melalui laman resmi milik Al-Azhar Mandiri Palu ini juga bisa digunakan memakai gawai (handphone) untuk lebih memudahkan peserta didik.
Peserta didik SMP Al-Azhar Palu, Adit dan Asyirah kepada media ini mengaku sudah mengetahui cara menggunakan website tersebut untuk mengikuti e-learning selama 2 pekan ke depan sesuai imbauan Kepala Dikbud Kota Palu.

Keduanya juga mengaku cara untuk masuk ke laman tersebut cukup mudah karena hanya memasukan user name dan password serta dilanjutkan dengan memilih mata pelajaran sesuai jadwal.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dikbud Kota Palu, Ansyar Sutiadi mengatakan hari ini, seluruh sekolah sudah harus mulai melaksanakan e-learning. Dia menyebut, sejauh ini, e-learning dinilai yang paling bermanfaat untuk mengantisipasi penyebaran virus corona kepada siswa namun tidak mengabaikan pembelajaran.

“Dengan adanya kasus virus corona maka e-learning sangat bermanfaat untuk mengisi kegiatan belajar di rumah. Kami berharap semua sekolah sudah dapat memanfaatkan e-learning dengan dukungan Sarpras bantuan Kemendikbud dan secara teknis dibantu oleh duta belajar,” tutupnya. (saf)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.