SMAN 4 PALU Deklarasi Anti LGBT dan Valentine’s Day

- Periklanan -

PALU – Warga Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Palu menyatakan menolak perilaku Lesbian, Gay, Biseks, dan Transgender (LGBT). Tidak hanya itu saja, mereka juga menolak peringatan Valentine’s Day. Demikian itu diwujudkan dalam Deklarasi Aksi Anti LGBT dan No Valentine’s Day yang dilaksanakan di lapangan SMAN 4 Palu kemarin (14/2). Deklarasi yang dipelopori pengurus OSIS SMAN 4 Palu ini mengusung tema “Generasi Muda Tanpa Maksiat”. Sejumlah kegiatan dilakukan di antaranya tausiah yang disampaikan Ketua Forum Umat Islam Sulawesi Tengah (FUI Sulteng) Ustad Hartono Yasin Anda, pembacaan puisi, dan orasi.
Kepala SMAN 4 Palu Syam Zaini SPd MSi mengungkapkan, dengan adanya deklarasi tersebut maka para siswa dapat memperkuat karakter bangsa Indonesia. Olehnya selaku Kepsek, Syam Zaini memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya, serta bangga kepada siswa khususnya pengurus OSIS SMAN 4 Palu yang telah menginisiasi deklarasi kepada semua siswa untuk menolak LGBT maupun Valentine Day.
“Alhamdulillah pada hari ini para siswa, dalam hal ini oleh pengurus OSIS SMAN 4 Palu bersama-sama pembinanya mendeklarasikan anti LGBT dan anti Valentine Day. Kenapa? Karena mereka berfikir bahwa LGBT maupun kegiatan Valentine Day itu tidak sesuai dengan karakter bangsa, karakter atau nilai-nilai yang dianut selama ini,” jelasnya.
Aksi deklarasi penolakan LGBT dan Valentine Day seperti ini telah dilakukan sejak tiga tahun terakhir. Menurut Syam Zaini, setiap tahun dilakukan evaluasi pola kegiatannya. Ada kemungkinan, kata dia, ke depannya aksi tersebut tidak hanya dilakukan sehari dengan pola kegiatan lebih bervariasi.
“Mungkin ada penampilan seni-seni lain, baik itu dari seni lagu, lukisan atau mungkin dari cerita film pendek yang isi atau pesannya adalah menolak LGBT dan Valentine Day,” pungkasnya.(fdl)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.