Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Sisa Tebangan Pohon Dibiarkan di Pinggir Jalan

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Tumpukan sisa ranting pohon yang habis ditebang dibiarkan sudah tiga hari di pinggir Jalan Setia Budi. Sementara disisi kiri kana nada tumpukan material galian untuk selokan, akibatnya jalan dan menjadi sempit dan macet. (Foto: Rony Sandhi)

PALU– Dua titik tumpukan sisa tebangan pohon di Jalan Setia Budi dibiarkan dan belum juga diangkut dinas terkait.

Akibat tumpukan sisa tebangan pohon itu, ruas Jalan Setia Budi menjadi sempit karena tumpukan sisa tebangan pohon menumpuk hingga memakan setengah badan jalan.

Menurut seorang warga, tumpukan sisa tebangan pohon itu sudah tiga hari dibiarkan dan belum juga dibersihkan pihak terkait. Akibatnya kendaraan yang melintas di jalan tersebut sering terjadi kemacetan. “Jalan jadi sempit. Makanya kalau dari dua arah kendaraan bertemu di titik ada tumpukan ranting pohon jadi macet di jalan ini,” kata warga yang mengaku bernama Piter kepada Radar Sulteng, kemarin.

Selain tumpukan sisa tebangan pohon, di dua sisi Jalan Setia Budi juga ada tumpukan sisa material galian untuk pembuatan selokan. Bahkan beberapa material untuk selokan yang berbentuk segi empat terbuat dari semen diletakkan di pinggir jalan, sehingga membuat Jalan Setia Budi menjadi semakin sempit. “Makanya bukan cuma debunya yang mengganggu, tapi kendaraan macet karena jalan jadi sempit yang sering terjadi,” ungkapnya.

Amatan Radar Sulteng, proyek galian selokan, pada bagian sisi timur Jalan Setia Budi sudah terpasang material block saluran air yang terbuat dari bahan semen. Hanya saja sisa-sisa material galian masih ada dibiarkan dan belum diratakan, membuat ruas jalan menjadi sempit dan tidak rata. Bahkan beberapa warga berinisiatif menggunakan alat seadanya untuk meratakan sisa material agar jalan ke arah rumah mereka menjadi rata dan lebih mudah dilalui.

Sementara di sisi barat Jalan Setia Budi, sudah dilakukan penggalian untuk pelebaran selokan, hanya saja hingga kemarin terpantau tidak pekerja yang beraktivitas. Tumpukan sisa galian dan pasir untuk bahan campuran semen pembuatan selokan bertumpuk di pinggir jalan, sehingga menambah banyak material yang ada di pinggir jalan. Ditambah lagi adanya tumpukan sisa tebangan pohon yang dibiarkan menumpuk dan membuat jalan sempit, berdebu dan kendaraan menjadi macet. (ron)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.