Sinode GKST Imbau Jemaat Tak Dulu Bersalaman Usai Ibadah

- Periklanan -

POSO – Setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan kasus Covid-19 atau lebih dikenal dengan Virus Korona dinyatakan pandemi dan telah menyebar hampir di seluruh dunia termasuk Indonesia, Majelis Sinode Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) mengeluarkan imbauan kepada warga jemaatnya.

Ketua Umum Majelis Sinode GKST, Pendeta Pdt. Jet Roson Rense. MT.h dalam pressrelease kepada Radar Sulteng, Kamis (19/3) menguraikan, untuk langkah antisipasi penyebaran Virus Korona dan sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah, Majelis Sinode GKST menyampaikan seruan penggembalaan dengan beberapa penekanan poin di antaranya, diharapkan seluruh warga GKST untuk tidak menjadi panik dalam menyikapi soal Virus Korona.

Tetap melakukan aktivitas dengan memperhatikan petunjuk-petunjuk yang dikeluarkan pemerintah guna pencegahan penyebaran Virus Korona di lingkungan masing-masing.

- Periklanan -

Melakukan gerakan doa bersama di lingkungan keluarga masing-masing sebagai bentuk dukungan terhadap, pemerintah yang senantiasa berupaya melakukan sosialisasi bagi pencegahan dan penanggulangan pasien terindikasi terjangkit Covid-19.

Mendoakan tenaga medis, perawat, dokter yang melakukan perawatan dengan risiko rentan tertular Covid-19. Mendoakan lembaga-lembaga pelayanan publik lainnya, yang terlibat langsung dalam penanganan Covid-19. “Selain itu juga warga jemaat GKST menjaga daya tahan tubuh, agar tetap sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup, berolah raga, menjaga kebersihan tempat tinggal masing-masing,” imbau Jet Roson.

Lanjut mantan Ketua Majelis Klasis Palu ini, selain itu warga jemaat GKST untuk sementara waktu dianjurkan tidak berjabat tangan dengan pelayan firman atau sesama jemaat usai pelaksanaan ibadah.

Sehubungan dengan perayaan Paskah, maka perlu dipertimbangkan untuk melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang. “Diharapkan dengan seruan ini semua warga GKST sebagai anak bangsa bersatu hati ikut mencegah berkembangnya Virus Korona,” imbaunya. (*/ron)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.