Bea Cukai Bangun Sinergitas Bersama Radar Sulteng

- Periklanan -

PALU – Perwakilan Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara (Sulbagtara) bersama Kepala Kantor Bea Cukai Pantoloan dan rombongan berkunjung ke Graha Pena Radar Sulteng. Kunjungan silahturahmi tersebut, bertujuan untuk menjalin kerjasama dengan Harian Radar Sulteng.

Pemimpin Umum Radar Sulteng, H Kamil Badrun AR SE MSi, berkesempatan menerima langsung kunjungan tersebut. Kantor Wilayah Bea Cukai Sulbagtara sendiri, diwakili oleh Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan, Imam Sarjono. Sementara Kantor Bea Cukai Pantoloan, dipimpin langsung Kepala Kantornya, Mohammad Madjid.

Dalam kesempatan ini, Kamil mengakui, peran dari Bea Cukai dalam hal memfilter segala barang impor maupun ekspor di daerah ini sangat strategis. Tugas-tugas dari Bea Cukai itu kata dia, memang selayaknya, diketahui oleh masyarakat umum. “Selama ini memang masyarakat belum banyak tahu, Tupoksi Bea Cukai itu sebenarnya apa. Kita berharap bisa mendukung juga tugas-tugas bea cukai, agar semakin diketahui masyarakat lewat pemberitaan-pemberitaan terkait kegiatan bea cukai,” terang Kamil.

- Periklanan -

Dia pun sedikit menyinggung terkait peredaran narkotika jenis sabu, yang kerap masuk ke daerah ini lewat jalur laut. Bea Cukai kata dia, juga bisa berperan untuk memproteksi daerah ini dari masuknya barang haram tersebut. Sebab, jalur laut meski sudah ada banyak instansi keamanan yang berjaga, masih juga lolos. “Ini harus jadi perhatian penting rekan-rekan di bea cukai. Karena kita ketahui bersama daerah Sulawesi Tengah ini sudah merupakan daerah paling banyak masuk Narkobanya. Jangan sampai generasi muda kita semakin rusak karena Narkoba,” sebut Kamil.

Sementara itu, Imam Sarjono mengakui, bahwa peran media dalam menunjang keberhasilan tugas Bea Cukai memang sangat penting. Untuk itu, seluruh jajaran Kanwil Bea Cukai Sulbagtara termasuk di dalamnya Kantor Bea Cukai Pantoloan, diminta untuk tidak menjaga jarak dengan media. “Media adalah sahabat kita (Bea Cukai). Apapun yang kita lakukan kalau tidak ter-publish di media, masyarakat tidak akan tahu,” ungkap Imam.

Lebih jauh disampaikan Imam, tugas Bea Cukai selain memproteksi segala barang-barang ilegal masuk ke negara dan menertibkan yang seharusnya menghasilkan keuntungan untuk negara, juga diminta untuk mendukung Usaha Kecil dan Mikro (UKM) mampu melakukan export ke luar negeri. Salah satunya dengan memberikan sosialisasi-sosialisasi dan memudahkan para pelaku UKM untuk mengembangkan usahanya. “Ini perintah dari Dirjen Bea Cukai, karena ekonomi negara ini perlu dikuatkan juga lewat keberadaan para pelaku-pelaku UKM ini, yang bisa menembus luar negeri,” tandasnya. (agg)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.