Serentak, Operasi Pasar Gas Subsidi di Kantor Kelurahan

- Periklanan -

Suasana rapat Pemkot dengan pihak Hiswana Migas dan Pertamina terkait dengan kelangkaan dan mahalnya gas subsidi 3 kilogram, di resto Maestro, Selasa (5/9) sore. (Foto: Arwansyah)

PALU – Ini kabar gembira bagi masyarakat penerima manfaat gas subsdi 3 kilogram. Selama tujuh hari kerja, mulai Kamis (7/9) besok akan dilaksanakan Operasi Pasar (OP) gas bersubsidi 3 kilogram serentak di 45 kantor kelurahan di Kota Palu.

Hal ini putuskan dalam rapat antara Pemerintah Kota (Pemkot) Palu bersama dengan pihak Pertamina dan Hiswana Migas di Resto Maestro, kemarin (5/9) sore. Rapat kemarin di pimpin Wakil Walikota Palu, Sigit Purnomo, di dampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot.

Antara lain, Asisten II Imran, Kadis Perindag Farid Rifai, Kadis UMKM Sudaryano Lamangkona, Kadis Tata Ruang Darma Gunawan, Kasatpol PP Muh. Arief, Kabag Ekonomi Tamin Tombolotutu, Kepala BPBD Kota Palu Presley Tampubolon dan beberapa pejabat lainnya. Sementara, dari Pertamina, hadir Bastian Wibowo Sales Eksekutif Elpiji (SE) V Pertamina Sulawesi Tengah dan Deni Chandra dari Hiswana Migas.

Rapat kemarin dilaksanakan merupakan tindaklanjut dari monitoring dan pemantauan oleh tim pengawasan barang bersubsidi Pemkot Palu, dan juga laporan dari masyarakat. Temuan tim, terjadi kelangkaan gas bersubsidi 3 kilogram di tingkat masyarakat/konsumen. Dan memerlukan penyelesaian segera dari Pemkot.

“Selama tujuh hari kerja mulai tanggal 7 September kita akan laksanakan penjualan gas bersubsidi 3 kilogram langsung di kelurahan-kelurahan. Entah itu namanya Operasi Pasar atau apa, pastinya masyarakat membeli sesuai dengan HET (Harga Eceran tertinggi),” jelas Wawali usai rapat.

- Periklanan -

Nantinya, penjualan langsung di kelurahan-kelurahan tersebut akan diawasi langsung oleh aparat kelurahan, dibantu oleh Satgas K5. Konsumen yang dilayani untuk pembelian di kantor-kantor lurah ini adalah warga pemegang kartu miskin, atau warga yang berpenghasilan Rp,1,5 juta ke bawah. Dan juga pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Penjualan gas subsidi 3 kilogram serentak di kantor-kantor kelurahan ini, berlangsung selama 7 hari kerja, sampai dengan tanggal 15 September 2017, pekan depan. Setelah itu, akan dilakukan evaluasi untuk menentukan langkah selanjutnya.

Pihak Pertamina dan Hiswana Migas menyatakan sangat mendukung kegiatan penjualan gas subsidi 3 kilogram langsung di kantor-kantor lurah ini. Bastian Wibowo, mengakui, selama ini distribusi dari Pertamina ke agen setiap hari selalu lancar. Tapi faktanya, terjadi kelangkaan di tingkat konsumen. Harga yang didapatkan konsumen juga jauh di atas HET.

“Karena itu, kami akan men-support penjualan di kelurahan-kelurahan ini. Kami akan distribusikan alokasi Kota Palu  setiap hari ke kantor-kantor kelurahan,” ujar Bastian.

Jalur distribusinya dari Pertamina ke Agen, selanjutnya di distribusikan langsung ke kantor-kantor kelurahan. Selain oleh aparat kelurahan dan Satgas K5, pengawasan untuk kegiatan penjualan di kantor-kantor kelurahan, kata Bastian, juga akan dilakukan oleh pihak pangkalan yang ada di setiap kelurahan.

“Selama ini Hiswana Migas juga menjadi bulan-bulanan. Katanya, tidak menyalurkan ke pangkalan. Karena itu, kami mendukung penjualan langsung di kantor-kantor lurah ini,” ujar Deny Chandra. (ars)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.