Serahkan Bantuan Beasiswa, Dorong Ekonomi Kreatif

- Periklanan -

PENYERAHAN bantuan beasiswa kepada salah satu warga Desa Sakita. (Foto : ISTIMEWA FOR RADAR SULTENG).

DALAM rangkaian perjalanan resesnya kali ini, anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPR-RI, Hj Sakinah Aljufrie, S.Ag mengunjungi Kabupaten Morowali dan Tojo Unaua. Di Kabupaten Morowali, Hj Sakinah yang duduk di komisi X tersebut, berkunjung dan mengadakan audiens dengan warga di Desa Sakita Kecamatan Bungku Tengah, Selasa (10/03/2020).
Saat bertatap muka, ada warga yang meminta bantuan untuk berdirinya Perpustakaan Desa. Ternyata, proposal terkait pembangunan Perpustakaan Desa, telah dibuat Kepala Desa, sehingga proposal tersebut langsung diserahkan kepada Hj Sakinah Aljufrie.
Saat bertatap muka dengan warga, sebagai anggota Komisi X, yang salah satunya membidangi masalah pariwisata, Hj Sakinah mendorong agar ekonomi kreatif dihidupkan serta dikembangkan di lingkungan wisata.
“Dan di sini, Desa Sakita, adalah salah satu termasuk destinasi wisata di Kabupaten Morowali. Makanya saya berharap, kedepannya ada banyak kegiatan terkait pengembangan ekonomi kreatif di tempat ini,”katanya.
Ada banyak aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat yang hadir. Beberapa aspirasi langsung dieksekusi oleh Hj Sakinah. Di antaranya pengadaan buku iqro, Al-Quran, dan alat peraga TPA. Selain itu, Hj Sakinah memberikan bantuan dalam bentuk beasiswa kepada salah satu warga yang berprestasi, tetapi tapi tidak mampu secara finansial untuk melanjutkan studi hingga ke jenjang strata dua (S2).
SUASANA pertemuan saat reses di Desa Sakita Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali. (Foto : ISTIMEWA FOR RADAR SULTENG)

- Periklanan -


Sementara itu, sebelumnya rasa haru dan bangga berkumpul menjadi satu, saat anggota Komisi X DPR-RI, Hj Sakinah Aljufrie S.Ag, berkunjung dalam rangka perjalanan resesnya di Kabupaten Tojo Unauna (Touna), tepatnya di Desa Uentanaga Bawah Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Touna, Senin (9/03/2020).
Di Uentanaga tersebut, terdapat salah satu TK Alkhairaat yang merupakan binaan langsung Wanita Islam Alkhairaat Kabupaten Touna. Di TK yang telah berdiri sejak 1991 tersebut, ternyata telah banyak mengukir prestasi.
“Alhamdulillah, kami pernah juara satu lomba sekolah sehat tingkat kabupaten pada 2019. Kemudian Juara satu guru prestasi juga tingkat kabupaten pada 2016. Di 2010, guru kami meraih runner up lomba melukis dan pada 2005, kami meraih juara satu melukis kategori anak untuk putra dan putri,”kata Kepala TK Alkhairaat Uentanaga, Irma Maraba di depan Hj Sakinah.
Selain itu kata Irma, sekolah yang dipimpinnya, di 2016, juga pernah meraih juara II dalam lomba tari kreasi tingkat provinsi, serta juara tiga busana daerah juga di tingkat provinsi. Setahun kemudian, atau pada 2017, siswa TK Alkhairaat Uentanaga meraih juara satu melukis putri.
Prestasi demi prestasi yang diraih ini, membuat Hj Sakinah yang juga Sekjen PB WIA, mengaku bangga, ada sekolah yang merupakan binaan WIA Kabupaten Touna, siswa dan gurunya mengukir prestasi gemilang.
Dalam resesnya di Touna, Hj Sakinah selain bertatap muka dengan warga dalam rangka menjaring aspirasi, juga secara khusus melakukan peninjauan pembangunan kantor WIA Kabupaten Touna. Lagi-lagi Hj Sakinah terharu, ketika mendengarkan informasi, bahwa pembangunan kantor WIA Touna, sumber pembiayaannya didapatkan dari hasil sumbangan ibu-ibu pengurus, anggota dan simpatisan WIA yang dikumpulkan setiap Jumat.
“Selaku Sekjen WIA Pusat, tentu saya merasa bangga dan mengapresiasi pembangunan kantor WIA Tojo Unauna yang ternyata dibangun dari hasil sumbangan ibu-ibu setiap Jumat ini. Semoga sumbangan Ibu-ibu dan para donatur sekalian, bisa menjadi catatan amal jariyah,”katanya.
Dalam kesempatan kunjungan tersebut Hj. Sakinah Aljufri, menyerahkan dana bantuan penyelesaian bangunan kantor WIA Tojo Unauna. “Hal ini kami lakukan, sebagai bentuk kepedulian kami, terhadap pekembangan dan kemajuan Wanita Islam Alkhairaat, khususnya di Kabupaten Touna ini,”tutupnya.(*/fdl)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.