Sepanjang 2018, MIN 1 Palu Lima Kali Raih Juara I

- Periklanan -

DOK PRIBADI
H Muh Syamsu Nursi

PALU – Sepanjang 2018 yang lalu, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Palu meraih banyak prestasi. Namun di antara deretan prestasi yang diraih MIN yang dulunya bernama MIN Model Palu tersebut, ada lima lomba yang seluruh juara I disabet MIN 1 Kota Palu.
Kepala MIN 1 Kota Palu, H Muh Syamsu Nursi, SPd, MM, mengatakan lomba yang dijuarai MIN yang dipimpinnya, mulai dari tingkat Kota Palu sampai tingkat nasional.
Dimulakan dari Juara I Sekolah Sehat tingkat Kota Palu, lalu kembali meraih prestasi yang sama pada tingkat provinsi dan puncaknya, kembali ditetapkan sebagai juara I lomba model sekolah sehat tingkat nasional tahun 2018.
“Alhamdulillah, semua prestasi ini tidak lepas dari dukungan semua pihak. Termasuk dukungan yang utama, dari Bapak Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tengah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palu, serta pihak-pihak terkait lainnya,”ungkapnya ditemui usai ziarah makam pahlawan, dalam rangka puncak Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag, Rabu kemarin (2/1).
MIN 1 Kota Palu, di tahun 2018, juga meraih juara I lomba Unit Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat Kota Palu. Lomba-lomba yang dijuarai MIN 1 Kota Palu, cukup mengharumkan nama Kementerian Agama (Kemenag). Pasalnya, MIN 1 Kota Palu menjadi wakil jajaran Kemenag, karena dalam lomba tersebut juga diikuti sekolah-sekolah lain.
Lomba lain yang dimenangkan, yakni lomba sekolah adiwiyata tingkat provinsi Sulawesi Tengah. Dalam lomba ini, kembali MIN 1 Kota Palu meraih juara I. Dari sekian banyak item penilaian dan deretan persiapan, MIN 1 Kota Palu, kembali ditetapkan sebagai yang terbaik.
Yang tidak kalah membanggakan, selain institusinya, H Muh Syamsu Nursi, SPd, MM juga ditetapkan sebagai juara I Kepala Madrasah Berprestasi tahun 2018. Prestasi ini, seakan melengkapi deretan prestasi MIN 1 Kota Palu, sebagai salah satu Satker sekolah di bawah naungan Kementerian Agama.
“Secara khusus, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih buat seluruh guru, orangtua, komite dan pihak lainnya. Tanpa dukungan dan sinergi mereka, mustahil bagi kami bisa meraih prestasi-prestasi tersebut,”pungkasnya.(hnf)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.