Seluruh Rute dalam Etape TDCC Dinyatakan Layak

- Periklanan -

Gubernur bersama rombongan didampingi Kadis Bina Marga dan Penataan Ruang H Syaifullah Djafar serta pihak BPJN Wilayah XIV saat berada di poros Marowo, dalam rangka meninjau kesiapan jalur yang akan dilalui peserta TDCC. (Foto: Humas Pemprov Sulteng)

PALU– Gubernur Sulawesi Tengah Drs H Longki Djanggola MSi memastikan ruas jalan untuk jalur Tour de Central Celebes (TDCC) 95 persen dalam kondisi baik. Kondisi ini diyakinkan dengan peninjauan langsung bersama tim TDCC, yang dimulai dari titik nol, di Taman Khayal Ampana, Tojo Unauna.

‘’Saya bersama tim sudah melakukan survey jalur TDCC mulai dari titik nol di Ampana sampai di Tentena, Kabupaten Poso, untuk etape I. Saya melihat untuk Ampana-Tentena kondisi jalan 95 persen cukup baik. Tinggal sedikit perbaikan-perbaikan,’’ ungkap Gubernur yang tiba bersama rombongan di Parigi, Senin malam (23/10).

Untuk etape II lanjut Gubernur, rute pembalap yang akan dilepas dari Poso menuju Kabupaten Parigi Moutong nanti saat ini kondisinya jauh lebih bagus. Kondisi jalan ini hamper sama dengan etape III Parigi-Sigi-Palu.

‘’Secara keseluruhan kalau boleh saya katakan layak dilaksanakan TDCC,’’ ujar Gubernur.

Senada dengan Gubernur, Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Daerah Sulteng, Ir H Syaifullah Djafar MSi memastikan jalur TDCC tinggal sedikit dilakukan perbaikan. ‘’Semua (perbaikan) bisa selesai sebelum pelaksanaan TDCC,’’ ungkap Kadis Bina Marga.

- Periklanan -

Diakui Syaifullah, semua titik-titik kerusakan sudah diiventarisir sejak survey awal, dari beberapa bulan lalu. Semua titik tersebut telah dilakukan perbaikan-perbaikan.

‘’Progres hasil perbaikannya mencapai 95 persen. Masih ada waktu 19 hari ke depan untuk menuntaskan semua titik-titik kerusakan jalan yang digunakan sebagai route TDCC,’’ kata Syaifullah.

Gubernur juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan TDCC. Masyarakat diharapkan bisa bekerja sama menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan pembalap saat TDCC berlangsung.

‘’Jadi betul-betul diminta masyarakat untuk tidak menghalangi jalan saat lomba sedang berlangsung,’’ harap Gubernur.

Bagi masyarakat yang berada di jalur etape I, II dan III yang mungkin menggelar hajatan-hajatan atau kegiatan sosial lainnya, diminta untuk tidak melakukan penutupan secara keseluruhan badan jalan.

‘’Paling tidak ada ruang untuk dapat dilalui pembalap pada tanggal 6 hingga 8 November nanti. (awl)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.