alexametrics Seluruh Karyawan 168 House Di-Rapid Tes – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Seluruh Karyawan 168 House Di-Rapid Tes

Hasilnya Semua Non Reaktif

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Tidak hanya mencegah penyebaran Covid-19 dari pengunjung saja, dengan merapkan protokol kesehatan yang ketat, managemen 168 House juga memastikan seluruh karyawannya steril dari Covid-19. Salah satunya dengan melakukan rapid tes seluruh managemen dan karyawan 168 house.

Dari 52 orang managemen serta karyawan yang dirapid tes, seluruhnya non reaktif. Manager Operasional 168 House Café and Resto, Flame mengungkapkan, pihaknya sengaja mengundang Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, yang dipimpin dr Moh Ikbal melakukan rapid tes kepada seluruh managemen dan karyawan 168 House. “Alhamdulillah semua dari kami non reaktif, artinya kita steril semua. Dan ini juga sebagai upaya kami untuk menjaga, agar Covid-19 ini tidak semakin meluas, khususnya di 168 House,” jelas Flame.

Tidak hanya rapid tes bagi seluruh karyawan saja, sebelumnya managemen 168 House juga rutin melakukan disinfektan di seluruh sudut ruangan di café tersebut. Penyemprotan disinfektan dilakukan rutin dua minggu sekali. Hal ini guna mencegah penyebaran virus corona, yang bisa saja tertinggal di meja atau kursi maupun sudut-sudut ruangan yang ada di 168 House. “Untuk itu semua sudut kita lakukan disinfektan, agar pengunjung benar-benar tidak khawatir bila berada di tempat kami,” kata Flame, yang juga merupaka Disc Jockey (Dj) di 168 House ini.

Tidak hanya rutin melakukan disinfektan saja, upaya lain yang dilakukan 168 House yang patut dicontoh cafe-cafe lainnya, yakni penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat. Disampaikan Flame, bahwa pihaknya tidak akan memperkenankan pengunjung yang tak menggunakan masker untuk masuk. “Jadi kalau tidak pakai masker, kami sudah siapkan masker baru juga, jika pengunjung tidak membawa masker. Kalau pun tidak mau juga, dengan terpaksa kami tidak izinkan masuk,” jelasnya.

Sebelum masuk pun, pengunjung terlebih dahulu diminta untuk mencuci tangan. Kemudian suhu tubuh juga akan diukur menggunakan thermo gun di pintu masuk. Tidak sampai di situ, saat berada di 168 House, para pengunjung juga diatur jarak duduknya. “Yang jelas kita buat jarak aman antar pengunjung. Ada satu tempat diantaranya yang kami kosongkan dan pasangi tanda dilarang duduk. Jumlah pengunjung yang masuk pun juga kami batasi,” ungkap Flame. (agg)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.