Sekretaris BPBD Parimo Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

- Periklanan -

Bupati Parimo H Samsurizal Tombolotutu mendatangi TKP, ditemukannya korban (2/7). (Foto: Ist)

PARIMO – Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parimo, Nurfiah Almahdali (53), ditemukan tewas di kediamannya Jalan Magau Janggo, Kelurahan Masigi pada Minggu (2/7).

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kapolres Parigi Moutong, Sirajuddin Ramly, SH, awalnya Minggu 2 Juli 2017 sekitar pukul 09.00 wita bertempat, di Jalan Magau Janggo Kelurahan Masigi telah ditemukan sesosok mayat.

“Awalnya informasi diterima dari salah seorang keluarga korban, Husin Hulinggi (63) yang datang berkunjung, namun karena curiga dengan keadaan sekitar rumah, dia lalu melaporkan ke pihak Polsek,” ujar Kapolres.

- Periklanan -

Belakangan diketahui, informasi keluarga korban, Husin Hulinggi  Pensiunan Pegawai Telkom,  berlamat di Jalan Otista Palu yang pertama kali menemukan mayat korban. Kemudian menyampaikan kepada Iwan yang merupakan keluarga dan tetangga korban. Setelah menerima informasi, Iwan dan Husin Hulinggi, langsung  datang di kantor polsek Parigi, melaporkan tentang  penemuan mayat.

Setelah itu piket SPK dan piket Fungsi Polsek Parigi  langsung mendatangi  TKP, masuk ke dalam rumah dan menemukan sesosok mayat perempuan yang tergeletak di ruang tengah. Korban ditemukan berpakaian celana biru dengan kondisi tubuh sudah bengkak. Setelah dilakukan pemeriksaan dan olah TKP oleh Unit Identifikasi  Sat Reskrim Polres Parimo, mayat di bawa ke Rumah Sakit Anuntaloko Parigi untuk dilakukan Visum.

Ditanya terkait penyebab kematian dari Nurfiah, Kapolres mengaku belum bisa memastikan. Sebab pihaknya belum mendapatkan hasil visum et repertum dari pihak RS Anuntaloko. Sementara hasil olah TKP sendiri, juga belum mau disampaikan Kapolres, guna kepentingan penyelidikan.

Dalam kegiatan olah TKP dihadiri langsung Bupati Parimo H Samsurizal Tombolotutu, Kapolres Parimo AKBP Sirajudin Ramly, SH, Para Kasat, Kapolsek Parigi dan Lurah Masigi. Olah TKP mendapat pengamanan dari personel Polres Parimo dan Polsek Parigi, berakhir pukul 13.00 Wita.

Bupati Parigi moutong H Samsurizal Tombolotutu, meminta agar polisi menyelidiki penyebab kematian korban. “Saya berharap kepada pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus ini hingga tuntas,” tegas bupati. (iwn)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.