Sekkab Buol Keluar Daerah Diduga Tanpa Izin Bupati

- Periklanan -

BUOL-Publik menyoroti pejabat daerah Kabupaten Buol Sulawesi Tengah (Sulteng) yakni Sekeretaris Kabupaten (Sekab) Drs. Mohammad Suprizal Jusuf, MM, yang melakukan perjalanan keluar daerah ke Gorontalo pada Rabu pagi (20/5), diduga tanpa izin Bupati.

Padahal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol melerang keras bagi setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk pulang kampung ditengah wabah corona virus desease (Covid-19) dan gencar-gencarnya pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di daerah itu. Dan kalaupun ada pertemuan urusan dinas di luar daerah tentu tidak dibenarkan lagi untuk melakukan pengumpulan orang harus melalui video conference (Vidcon).
 
Menyikapi hal tersebut, Bupati Buol dr. Amirudin Rauf, Sp.Og., M.Si, saat dihubungi melalui WhatsApp (WA) kepada Radar Sulteng, Rabu (20/5), mengatakan, akan melakukan pengecekan kepada Wakil Bupati (Wabup) Buol H. Abdullah Batalipu, S.Sos., M.Si, bagaimana keberadaan Sekkab saat ini.

“Saya cek dulu ke Wakil Bupati, sebagai koordinator PSBB, ” ujarnya.
 
Setelah dilakukan pengecekan, balasan WA Bupati Amirudian, menyebutkan, bahwa Sekkab Buol Moh. Suprizal Jusuf sedang berada di perbatasan wilayah Buol dengan Gorontalo atas perintah Koordinator PSBB.

- Periklanan -

” Alhamdulillah, saya baru cek ke pak wakil rupanya ada perintah dari Pak Wakil Bupati ke Sekkab untuk menghadiri pertemuan berkaitan dengan  pelaksanaan PSBB, dan perlakuan masyarakat di wilayah perbatasan. Jadi Pak Sekkab keluar daerah terkait urusan dinas atas perintah Kordinator PSBB pak Wakil Bupati, “jelasnya. 

Seperti diketahui, mestinya kedua daerah Gorontalo dan Buol yang masuk zona merah akibat wabah penyakit mematikan ini, telah menyiapkan perlengkapan teknologi rapat melalui vidcon, sehingga tidak perlu lagi menghadiri pertemuan secara langsung. 

Belajar dari kejadian sebelumnya, Bupati Amirudin Rauf pernah disoroti anggota DPRD Kabupaten Buol lantaran berangkat ke Palu, dan oleh Bupati dijawab bahwa dirinya melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng, yakni Gubernur Sulteng H. Longki Djanggola, untuk mempercepat penanganan Covid-19 beserta dampaknya di tengah masyarakat.

“Insya Allah, saya tidak keluar-keluar daerah lagi selama wabah. Karena banyak pekerjaan yang harus saya tangani sendiri, pengendalian penyaluran bansos agar tepat sasaran dan tepat jumlah, “demikian Amirudin Rauf.(tam)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.