Sekdaprov Apresiasi MDMC Bangun 1.000 Huntara

- Periklanan -

HANIF
LAUNCHING: Sekretaris Provinsi Sulawesi Tengah, Muh Hidayat Lamakarate, saat melakukan peletakan batu pertama dalam launching 1.000 Huntara yang dilaksanakan MDMC di Kelurahan Pantoloan, pekan lalu (10/11).

PALU – Terharu dan bahagia. Itulah ungkapan yang disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Tengah, HM Hidayat Lamakarate, saat menghadiri launching 1.000 Hunian Sementara (Huntara) yang akan dibangun Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC) di wilayah-wilayah terdampak bencana.
“Saya atas nama pemerintah dan masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya di Kota Palu, Sigi dan Donggala, menyampaikan rasa terima kasih kepada Muhammadiyah yang sejak awal telah datang membantu. Saya mendengar dan melihat langsung, dari awal Muhammadiyah sudah bersama-sama masyarakat Sulteng. Bahkan setelah relawan lain sudah banyak yang pulang, MDMC atau relawan Muhammadiyah masih ada di Sulteng,”katanya, Sabtu (10/11).
Apresiasi juga disampaikan oleh Sekprov atas nama pemerintah dan masyarakat Sulawesi Tengah, karena dalam masa recovery dan pemulihan, MDMC kembali memberikan kontribusinya dengan membangun Huntara, bagi warga yang terdampak.
“Insya Allah kita yakin, bahwa setiap kebaikan akan dibalas dengan beribu-ribu pahala. Masyarakat mungkin tidak bisa berkata-kata, olehnya itu mewakili masyarakat, saya menyampaikan terima kasih untuk PP Muhammadiyah dan seluruh jajarannya,”katanya.
Terkait dengan konsep Huntara, MDMC diharapkan dapat bersama-sama dengan pemerintah, untuk membangun hunian yang layak. Selain hunian, juga dibangun fasilitas MCK dan air bersih.
“Kami minta, agar kawasan-kawasan yang akan dibangunkan Huntara diinformasikan ke kami, karena akan dicatat supaya tidak tumpang tindih. Jangan sampai terlalu banyak dibangun, tetapi tidak ada penguhninya. Makanya perlu dikontrol dan dicatat,”katanya.
Dalam kesempatan launching tersebut, Hidayat juga menginformasikan bahwa saat ini Pemprov Sulteng, sedang membangun 1.200 unit Huntara. Dalam 1 Huntara boleh dihuni 4 Kepala Keluarga. Artinya pemerintah membangun Huntara yang dialokasikan untuk 14.400 KK.
“Kalau ada kendala, jangan hadapai sendiri. Dating saja ke kami selaku pemerintah dan kemudian kita carikan sama-sama solusinya,”tandasnya.
Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) atau MDMC PP Muhammadiyah, Budi Setiawan, yang hadir langsung pada launching tersebut, kembali menegaskan bahwa, pihaknya menginginkan huntara yang dibangun menjadi rumah sehat dan dapat dihuni dengan baik oleh masyarakat.
Sebelumnya, kata Budi, pada penanganan bencana di Lombok MDMC memprogramkan pembangunan sebanyak 694 huntara sekaligus sekolah TK permanen. Di Sulteng, MDMC memprogramkan pembangunan 1.000 huntara bagi para penyintas bencana, yang tersebar di beberapa titik Pos Pelayanan MDMC di Kota Palu, Sigi dan Donggala.
“Terima kasih kepada pihak-pihak terkait, juga kepada PW Muhammadiyah Sulteng, pemilik lahan, dan utamanya dukungan dari pemerintah,” ujar Budi.
Kata Budi, bahwa setelah pemerintah menetapkan pasca bencana dan memasuki masa transisi, Muhammadiyah melalui MDMC kemudian memulakan program pembangunan Hunian Sementara atau Huntara. Sebelumnya MDMC juga membangun hunian darurat.
“Huntara ini, sampai pemerintah akan membangun hunian permanen. Huntara Muhammadiyah, akan dibangun di 9 Posyan yang telah dibuka sejak awal bencana. Huntara kami adalah rumah sehat, yang insya Allah bisa bertahan 6 bulan sampai 1 tahun,”tandasnya.(hnf)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.