alexametrics Sebutkan Kebutuhan Prioritas, Usulan Stafsus Kementan ke Hadianto – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Sebutkan Kebutuhan Prioritas, Usulan Stafsus Kementan ke Hadianto

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Staf Khusus Kementerian Pertanian (Kementan) RI, Erick Tamalagi beserta rombongan menyambangi Kantor Wali Kota Palu, Jumat (6/8) kemarin. Kedatangannya kali ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Palu. Wali Kota Palu, H Hadianto Rasyid didampingi Plt Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu, Hasan Lahinding, menerima langsung kunjungan tersebut di ruang kerja Wali Kota.

Staf Khusus Kementan RI Erick Tamalagi menyebutkan, bahwa pihaknya punya perhatian khusus terhadap lahan garapan di wilayah Kota Palu, dan meminta kepada Wali Kota Palu untuk membuat usulan apa saja yang menjadi kebutuhan prioritas, untuk pengembangan tanaman komoditas pertanian di wilayah Kota Palu.

“Pembangunan ekonomi di wilayah Kota Palu dapat mensejahterakan masyarakat dengan pengembangan potensi dan mengatasi masalah yang ada, sehingga adanya nilai tambah yang diperoleh, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” tuturnya.
Erick menyebutkan, salah satu penunjang pembangunan ekonomi ke arah positif adalah di sektor pertanian, dimana sektor pertanian berperan sangat penting dalam pembangunan ekonomi, hasil dari pertanian dapat meningkatkan pendapatan daerah yang mensejahterakan masyarakat.

Secara garis besar disampaikan bahwa pendekatan kawasan dirancang untuk meningkatkan efektivitas kegiatan, efisiensi biaya dan mendorong keberlanjutan kawasan komoditi unggulan yang ada di semua wilayah Kota Palu.
“Tentunya melalui pengembangan kawasan diharapkan dapat terwujud pelayanan pembangunan yang lebih bersifat partisipatif dan efisien, dengan fokus pada upaya pengembangan komoditi unggulan. Dalam pembangunan kawasan mutlak diperlukan suatu perencanaan yang disusun dengan melibatkan masyarakat setempat dan seluruh pemangku kepentingan,” sebutnya.

Terlebih lagi Kota Palu telah mengalami dampak bencana yang sangat berpengaruh terutama pada sektor pertanian. Ditambah lagi dengan pandemi Covid-19 saat ini, tentunya penguatan fundamental sektor pertanian jadi perhatian khusus.

Sementara itu, Hadianto menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan perhatian yang sangat besar dari staf khusus Kementan RI itu, yang ingin bersama-sama Pemkot Palu dalam pengembangan wilayah pertanian khususnya di bidang holtikultura.

Tentunya Pemkot Palu akan segera merespon dengan cepat dan membuat sejumlah usulan dan program, dalam rangka pengembangan kawasan potensi pertanian di wilayah Kota Palu. Nantinya kata Hadianto, dalam penetapan kawasan hortikultura dilakukan dengan memperhatikan aspek sumberdaya hortikultura, potensi unggulan yang ingin dikembangkan, potensi pasar, kesiapan dan dukungan masyarakat, dan kekhususan wilayah.

“Pengembangan hortikultura berbasis kawasan akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat Kota Palu. Selain itu, memungkinkan penanganannya bisa berbasis komoditas hortikultura secara terpadu sesuai dengan kesamaan karakteristiknya,” katanya.

Masih kata Hadianto, pengembangan di sektor pengembangan itu juga memberi peluang bagi semua komoditas potensial di kawasan untuk ditangani secara proporsional. Sehingga semua potensi lahan yang ada di semua wilayah Kota palu agar bisa ditanami, apakah itu padi maupun jenis tanaman produktif lainnya.

Untuk itu dia berharap agar lahan yang ada di semua wilayah kelurahan dapat dimanfaatkan untuk pertanian serta lakukan masa tanam secepat mungkin, jangan sampai lahan tersebut dibiarkan menganggur lama, serta terus tingkatkan produktivitasnya.
“Sehingga kami berharap semua hasil pertanian kualitasnya harus standar. Intinya program apa saja di Kementan kami akan sahuti dengan sejumlah usulan. Salah satunya bantuan untuk irigasi pengairan agar lahan-lahan pertanian warga bisa produktif kembali,” tutupnya. (win)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.