Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Sebelum Dilantik, Pengurus KONI Sulteng Telah Mencetak Prestasi Besar

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) masa bakti 2021-2025 akan dilantik Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, hari ini (9/11) di Hotel Sutan Raja Palu. Pengurus KONI yang dilantik tersebut adalah Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Juli 2021 di Best Western Palu. Di mana terpilih pemimpin baru M Nizar Rahmatu dibantu formatur Asgar Umar dan Husin Alwi.
Kepengurusan KONI Sulteng telah tebentuk dan sah yuridis Formal berdasarkan SK KONI Pusat No 91 Tahun 2021 tentang Pengukuhan Personalia Pengurus KONI Provinsi Sulteng Masa Bakti 2021-2025. Dari data yang dhimpun koran ini, sebelum dilantik pada 9 November hari ini, KONI Sulteng masa bakti 2021-2025 telahmenorehkan prestasi pertama kali sepanjang sejarah Sulteng ikut serta dalam multi event Pekan Olahraga Nasional (PON).
Pada PON XX Papua, untuk pertama kalinya Sulteng berhasil membawa pulang medali terbanyak sepanjang sejarah Provinsi Sulteng yakni 12 medali terdiri 1 emas, 5 perak dan 6 perunggu. Sulteng akhirnya keluar dari juru kunci berada di peringkat 29 dari 34 provinsi.
Untuk pertama kali pemusatan latihan daerah atlet Sulteng yang mengikuti PON Papua diinapkan di Hotel berbintang Hotel Sutan Raja. Kemudian pertama kalinya pemusatan latihan daerah atlet PON dipimpin oleh seorang perempuan, yakni Hj Imelda Liliana Muhidin.
Pertama kalinya dalam sejarah Sulteng mengikuti PON, empat cabang olahraga (Cabor) mendulang prestasi medali pertama kalinya yaitu taekwondo, paralayang, balap motor dan biliar. Ada 1 Cabor atletik berhasil mengulang sejarah pada PON 1961.
Cabor taekwondo memperoleh 1 emas nomor poomsae, 1 perak nomor kyorugi, 1 perak beregu poomsae. Perolehan medali perak kyorugi oleh Firilia Dinisa mematahkan rekor medali perunggu yang dipegang Sabeum Samuel Pongi pada PON 2000 di Jawa Timur. Sementara 1 emas dan 1 perak nomor poomsae merupakan medali pertama Sulteng nomor poomsae yang baru dipertandingkan pada PON Papua.
Cabor atletik nomor lari jarak jauh 10.000 meter, Nofeldi Petingko atlet asal Poso berhasil meraih medali perak. Prestasi Nofeldi mengulang sejarah Arie Samana, atlet lari jarak jauh Sulteng yang meraih medali pertama kali Sulteng pada PON ke V tahun 1961 di Bandung.
Dari tangannnya pula, cabang olahraga biliar berhasil pecah telur sepanjang sejarah Sulteng biliar mengikuti PON. Atlet biliar Ardin Wiranata berhasil meraih medali perak nomor bola 9 PON XX Papua.
“Alhamdulillah, prestasi yang diperoleh PON Papua berkat dukungan dari Bapak Olahraga Sulteng Gubernur H Rusdy Mastura, dukungan semua pengurus KONI Sulteng, panitia puslatda, semangat atlet, pengrus Cabor dan berkat doa dari seluruh masyarakat Sulteng,” kata M Nizar Rahmatu. (bar)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.