Sebanyak 674 JCH Siap Berangkat Tahun ini

- Periklanan -

PALU-Jumlah jamaah calon haji (JCH) Kota Palu tahun 2019 berdasarkan penetapan dari Kementerian Agama (Kemenag) RI sebanyak 674 orang. Mereka para CJH ini telah mendaftar pada bulan Oktober, November, Desember tahun 2011 dan periode Januari dan terakhir 13 Februari tahun 2012 yang lalu. “ Berdasarkan sistem yang ada di Kementerian Agama Republik Indonesia, kita di Kota Palu mendapatkan jatah haji yang akan diberangkatkan pada musim haji tahun 2019 ini sebanyak 674 orang, “ kata Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kota Palu, H Mohammad Isnaeni SAg MAg, kepada Radar Sulteng, Selasa (15/1).

Dijelaskannya, JCH Kota Palu merupakan jamaah terbanyak di Sulteng. “Dipastikan berangkat untuk musim haji 2019 ini adalah mereka yang terdaftar atau keluar nomor porsinya itu pada bulan Oktober, November dan Desember 2011-sampai tanggal 13 Februari tahun 2012, “ terang Isnaeni.

Sedangkan mereka yang mendaftar di atas 13 Februari 2012 akan berangkat pada musim haji tahun 2020. Dari 674 CJH yang telah melakukan konfirmasi ulang dan telah menyatakan siap berangkat, sebanyak 373 orang. Tersisa 301 orang JCH.

“Kami dari Kementerian Agama Kota Palu sudah menyurat ke seluruh masjid di Kota Palu, yang isinya tentang pemberitahuan dan pemanggilan kepada JCH yang nomor porsinya terbit tahun ini. Silakan melapor dan mengecek namanya di kantor Kemenag Kota Palu setiap hari kerja, “ ungkap Isnaeni.

- Periklanan -

Isnaeni mengatakan, merupakan tanggungjawab pihaknya untuk membantu menerbitkan paspor haji melalui lembaga resmi Imigrasi Palu. Dukungan Kemenag membuatkan rekomendasi haji, sebagaimana orang yang ingin melaksanakan umroh. “Sejauh ini, Kemenag Kota Palu sudah membuat rekomendasi untuk JCH yang akan berangkat haji tahun ini. Sudah ada 200-an orang lebih kami buatkan rekomendasi hajinya ke Imigrasi, “ bebernya.

Rekomendasi itu dibuat secara kolektif, disatu lembar itu biasanya membuat 10 hingga 16 orang. “Biasanya dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi ada kerjasama (MoU) dengan Imigrasi untuk membuatkan jadwal pembuatan rekomendasi secara kolektif. Tetapi sampai saat ini, belum ada. Maka oleh pihak Imigrasi telah memperkenankan untuk mendahului sebelum jadwal kolektif itu tiba. Artinya, CJH baik itu perorangan maupun kelompok yang sudah ingin membua pasport dipersilakan untuk membuat, dengan catatan harus ada rekomendasi dari Kementerian Agama Kota Palu, bahwa mereka adalah JCH yang akan berangkat tahun ini, “ terangnya.
Karena itulah, pihaknya meminta kepada JCH Kota Palu, yang masih tersisa sekitar 301 JCH yang belum melapor, dipersilakan mengecek namanya di Kantor Kemenag Kota Palu maupun Puskesmas terdekat. Karena di Puskesmas ada juga nama JCH di situ, “ ungkapnya.

Selanjutnya, bilamana sampai pelunasan tahap awal, dari 674 orang ini belum melakukan konfirmasi atau tidak mengetahui sama sekali perihal dirinya berangkat atau tidak, maka kemungkinan besar mereka tidak diberangkatkan pada musim haji 2019 ini. “Tetapi tidak usah khawatir, mereka ini tetap akan ada terus namanya, “ ujarnya.

Isnaeni juga menjelaskan, JCH yang belum melunasi di tahap awal dari 674 orang ini, memang ada. Kisarannya sekitar puluhan orang. “Biasanya ada diantara jamaah itu sudah tahu dia berangkat tahun ini. Tetapi sesuatu lain hal, biasanya dia menyatakan belum siap berangkat. Ada juga yang biasanya diam saja. Karena dia sudah tahu tetap akan berangkat, entah sampai kapan dia akan melakukan konfirmasi, “ jelasnya.

Bagaimana bila dari 674 ini ada kuota yang tidak terisi, misalnya ada 74 orang, maka akan diisi oleh orang yang bersatus marhom atau salah satu dari anak/suami/isteri yang menfdaftar haji dia atas tahun 2012. Juga kesempatan dan peluang baik ini ditawarkan kepada orang yang berusia lanjut, dengan syarat pendaftaran hajinya sudah di atas tiga tahun.(mch)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.