SDN 3 Palu Nyaris Terbakar

- Periklanan -

CEPAT DATANG : Nampak anggota Pemadam Kebakaran Kota Palu, berjibaku memadamkan api yang bersumber dari daun kering yang diduga dibakar oleh orang kurang waras. (Foto: Agung Sumadjaya)

PALU – Akibat ulah dari orang gila, si jago merah melalap sebuah rumah kosong di Jalan Moh Hatta. Kejadian yang terjadi Kamis dini hari (23/2), sekitar pukul 12 malam itu menarik perhatian warga. Pasalnya warga tidak menyangka rumah yang sudah lama kosong itu, bisa terbakar. Sementara petugas yang datang ke lokasi usai mendapat laporan dari masyarakat, mengerahkan 2 mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api.

Pantauan di lokasi, rumah kosong yang berdampingan dengan SDN 3 Palu serta salah satu rumah ibadah di Jalan Moh Hatta tersebut, pertamakali terlihat kobaran api dari halaman rumah. Sejumlah daun kering yang ada di rumah yang sudah lama tidak ditinggali tersebut, membuat api cepat menjalar ke bangunan tua tersebut.

Beruntung api dapat dijinakan petugas pemadam kebakaran dan tidak sampai menjalar ke SDN 3 Palu serta rumah ibadah persis di samping rumah tua tersebut.

Menurut salah satu petugas pemadam kebakaran kota Palu yang turun ke lokasi kebarakan, Wahyu, api diakibatkan dari orang gila yang biasa tidur di rumah kosong tersebut. Usai memadamkan api, petugas kaget karena ada dua orang yang bersembunyi di belakang tembok rumah tersebut.

- Periklanan -

“Api diduga berasal dari orang gila. Karena habis memadamkan api, petugas melihat ada dua orang yang ba sembunyi di belakang tembok rumah,” kata Wahyu kepada Radar Sulteng, kemarin (22/2).

Salah satu orang gila itu kata Wahyu merupakan perempuan, sedangkan yang satunya lagi tidak diketahui.

“Petugas cuma kena senter rambutnya. Yang satu perempuan. Tapi kita tidak tahu yang satunya,” terangnya.

Wahyu juga mengatakan, kobaran api cukup besar dikarenakan rumah kosong tersebut, dijadikan warga sebagai tempat pembuangan sampah. Api baru bisa dipadamkan setelah 45 menit petugas berjibagu memadamkan api tersebut.

“Rumah kosong itu, sudah dijadikan tempat pembuangan sampah, makanya api yang muncul lumayan besar,” pungkasnya. (saf/agg)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.