Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

SBB New Palu Putra Ingin Jadi Barometer Bola di Palu

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Ketua SSB New Palu Putra, Deny Farden Saino (kanan), saat menyalami siswa SSB di latihan perdana yang berlangsung di lapangan sepak bola Faqih Rasyid, Sabtu (22/7). Foto atas, siswa SSB berbaris saat mengikuti latihan. (Foto: Sugianto)

PALU – Sebagai Ketua Umum Asosiasi Sekolah Sepak Bola Palu (ASSP), Ir Deny Farden Saino, benar-benar menunjukkan keseriusannya memajukan sepak bola Kota Palu.

Baru-baru ini, Deny Farden bersama pelatih yang juga mantan pemain Persipal Palu, Usman Arya mendeklarasikan Sekolah Sepak Bola (SSB) miliknya yang diberi nama SSB New Palu Putra.

Menandai berdirinya SSB New Palu Putra tersebut, digelar latihan perdana yang diikuti sebanyak 35 siswa di lapangan sepak bola Faqih Rasyid Korem 132 Tadulako, yang terletak di Jalan Abdul Rahman Saleh, Sabtu (22/7) lalu.

Selaku pendiri SSB, Deny Farden mengungkapkan alasan didirikannya SSB tersebut, tak lain untuk bersinergi dengan PSSI dan klub-klub sepak bola lokal dalam menciptakan atlet-atlet sepak bola potensial di masa-masa mendatang.

“Kita ingin menjadi barometer, bagaimana pengelolaan yang bagus supaya bisa tumbuh dan yang lain bisa ikut,” kata Deny Farden kepada Radar Sulteng/Jawa Pos Grup.

Melalui pembinaan SSB New Palu Putra diharapkan bisa menjadi pemicu, sehingga semua SSB yang ada di Kota Palu bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Olehnya itu, SSB New Palu Putra, tidak akan menerima peserta didik yang berasal dari SBB lain yang ada di Palu.

“Kami tidak ingin mematikan SSB yang lain, makanya SSB dari mana yang ingin mendaftar kita tolak, kita hanya mengambil semua anak-anak baru yang kita akan orbitkan ke depannya,” jelasnya.

Menurutnya, standar pembinaan juga akan ditentukan di SSB ini, sehingga terkelola dengan baik sesuai yang diharapkan. SSB New Palu Putra, yang bermarkas di lapangan sepak bola Faqih Rasyid, nantinya akan dilakukan latihan dua kali dalam sepakannya. “Ada standar yang kita tetapkan, misalnya setiap atlet harus memiliki baju dan bola sendiri,” sebutnya.

Deny Farden,meyakini SSB New Palu Putra ini, akan bisa tumbuh dan berkembang dengan baik, meski baru mulai dari nol, karena akan ditangani oleh Kepala Pelatih Usman Arya, bersama asisten pelatih Alamsyah.

“Coach Usman Arya, adalah mantan pemain Palu Putra dulu. Kami percaya jika ini dapat terlaksana dengan baik beberapa tahun mendatang pemain muda akan lahir di SSB ini,” tandasnya.

Sementara Kepala Pelatih Usman Arya, juga mengaku merasa tertantang dengan SSB baru itu, karena baru akan melatih anak-anak usia dini yang notabene adalah pemain yang baru diperkenalakan dengan sepak bola.

“Ini tantangan buta saya. Pada prinsipnya saya siap bekerja sama dengan profesional, apa lagi ini tujuannya sangat baik,” ucapnya.

Disampaikan pekerjaan pertama yang harus ia lakukan adalah mengatur siswa SSB sesuai kelompok umur. Misalnya U-6 sampai U-10 tahun akan dilakukan pengenalan terlebih dahulu. Sementara U-11 dan U-12 tahun mulai dikenalkan teknik dengan bermain.

“Karena diusia 10 tahun ini adalah usia masa emas untuk dilatih dan dibina,” kata Usman Arya.

Selanjutnya, Usman Arya, mengapresiasi tekad Deny Farden, yang mengorbitkan pemain dimulai dari usia dini. “Saya merasa senang bisa dipanggil di sini, dan ini kesempatan kita untuk fokus membina pemain usia dini, untuk kita persiapkan di masa mendatang,” pungkasnya. (egi)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.