Satu Orang Penipu Atasnamakan Wakapolres dan Kejari Ditetapkan Tersangka

- Periklanan -

Anggota Humas Polres Palu saat membawa pelaku penipuan yang mengatasnamakan Wakapolres dan Kajari Palu ke ruang tahanan. (Foto: Wahono)

PALU– Kepolisian Resor (Polres) Palu menetapkan satu tersangka kasus penipuan atau makelar kasus yang mengatasnamakan Wakapolres Palu dan Kajari Palu. Tersangka diketahui bernama Nining Anggriani, yang berasalan membantu korban Siti Fatimah untuk membebaskan anaknya yang terpidana kasus Curanmor.

Saat dimintai keterangan, Nining mengatakan bahwa mengetahui nama Wakapolres Palu dan Kajari Palu dari sebuah surat kabar. Dirinya memanfaatkan momen tersebut untuk berasalan dapat membantu korban.

“Saya kira dengan uang yang saya minta Rp5 juta itu bisa diselesaikan, tapi ternyata tidak bisa, dan saya memang niat membantu anak ibu itu yang terpidana kasus Curanmor,” katanya, Jumat (20/10) pekan lalu.

- Periklanan -

Nining menyangkal kalau ia membawa nama Wakapolres dan Kajari Palu. Sebab, kata dia, hanya bertujuan untuk meloloskan Riko Prasetyo anak dari Siti Fatimah dari tahanan.

“Saya tidak pernah bahwa nama siapapun, untuk gambar nyiroro kidul saya hanya ambil di internel dan saya pajang di tembok kos saya. Untuk bermaksud niat kejahatan tidak saya sepeti itu,” jelasnya.

Kalau persoalan kasus yang diketahuinya, Nining mengatakan bahwa berdasarkan cerita ibu korban kepada dirinya.  ”Pada awalnya uang Rp5 juta sebagai pegangan, apabila saya mempunyai teman orang dalam untuk menanyakan penyidiknya, ternyata tidak bisa,” ujarnya.

Kapolres Palu AKBP Mujianto SIK mengatakan bahwa kasus penipuan yang mengatasnamakan Wakapolres dan Kajari Palu telah ditetapkan oleh penyidik. ”Satunya kami tidak libatkan, karena pemilik kos dan tidak terlibat, hanya saja kami mintai keterangan. Dan satu kami lakukan penahanan,” ungkapnya. (who)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.