Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Satu Lagi Warga Palu Meninggal Akibat Covid-19

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Korban meninggal dunia akibat virus korona atau Covid-19 di Kota Palu bertambah. Pasien tersebut rujukan dari RS Samaritan ke RSUD Undata Kota Palu dan telah meninggal dunia saat menjalani perawatan oleh tim medis di ruang isolasi RSUD Undata, 22 Agustus 2020.

Pasien inisial OE (72), dengan riwayat kasus pneumonia + susp sarcov covid 19 dan CVF EC SUS CAD. Sehingga saat ini ada delapan jumlah korban yang meninggal akibat Covid-19 di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng).
Dikonfirmasi terkait kasus tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, Dr Husaema, membenarkan adanya pasien yang meninggal tersebut.

Namun saat itu masih dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di RS Undata, setelah dilakukan perawatan, 22 Agustus pasien dinyatakan meninggal dunia. “Saat pihak RS Undata konsultasi dengan pihak keluarga, keluarga menyetujui untuk dilakukan pemakaman secara prosedur Covid-19 dan dimakamkan di Poboya, dan saat ini jasadnya telah dikebumikan,” katanya, Minggu (23/8) melalui telepon.

Husaema menjelaskan, bahwa untuk pasien Covid-19 semua yang terkena adalah pelaku perjalanan, namun untuk korban yang meninggal dunia dia belum menerima laporan resmi dari pihak RS Undata. “Kalau pasien lainnya yang masih dirawat ada empat orang. Itu pelaku perjalanan, kalau yang meninggal dunia belum saya terima riwayat perjalananya dari mana,” ujarnya.

Sementara dihubungi terpisah juru bicara gugus tugas dr Rochmat Jasin mengatakan, pasien bukan pelaku perjalanan, terkait darimana pasien tertular Covid-19 masih dilakukan traking pada keluarga. “Sementara Tim Surveilans melakukan trackingnya pada keluarganya, namun masih terkendala sehubungan masih kedukaan keluarganya,” ucapnya.

Rochmat mengimbau, dan tim surveilans di lapangan juga telah beritahukan keluarga semua yang pernah kotak dengan pasien harap lakukan isolasi diri, agar tidak terjadi penularan kepada masyarakat lain. “Kami bersama tim telah berusaha, mempersempit penularan covid-19 terhadap semua keluarga pasien yang ada di Kota Palu,” ucapnya. (who/umr)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.