Satpol PP masih Terus Awasi Pedagang di Pasar Manonda

- Periklanan -

Ilustrasi (@jpnn.com)

PALU – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palu masih akan tetap melakukan penjagaan di sekitaran pasar Inpres. Hal tersebut dilakukan untuk mengawasi pasar sehingga tidak ada lagi pedagang yang berjualan di pinggiran jalan.

Pasalnya, sekalipun sudah dilakukan telah dilakukan penertiban beberapa bulan yang lalu, namun masih sering didapatkan pedagang yang nakal dalam artian tetap berjualan di pinggiran jalan.

“Pos yang dekat pasar inpres tersebut masih akan tetap dijaga. Batasnya kami belum tentukan, karena kalau ditinggalkan, pedagang masih akan berjualan di pinggir jalan,” ucap Kepala Bidang Penegakkan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Kota Palu, Mohamad Rum  kepada Radar Sulteng dalam penertiban di Jalan Moh Yamin baru-baru ini.

- Periklanan -

Pasca penertiban kata Rum, memang pedagang diarahkan masuk ke dalam pasar. Namun ada beberapa pedagang di saat-saat pagi, kembali membuka lapak di pinggir jalan. Makanya cara agar tidak ada pedagang yang kembali berjualan di pinggir jalan, petugas disiagakan di pos yang sudah disiapkan setiap hari.

“Petugas itu sistem aplos. Yang masuk pagi jam 8, istirahat jam 8 malam. Dari jam 8 malam sampai jam 8 pagi itu lain lagi petugas yang jaga,” terang Rum.

Rum juga menjelaskan penggunaan jalan sebagai tempat berjualan jelas-jelas pelanggar aturan. Selain melanggar aturan, masyarakat yang menjadi pengguna jalan juga akan terganggu. Makanya kata Rum, pihaknya bukannya ingin mengurangi pendapatan pedagang namun semata-semata melaksanakan aturan yang mesti ditegakkan.

“Kan mereka juga bisa dapat pembeli di dalam pasar. Tapi kalau menjualnya di luar pasar, pengguna jalan tentunya akan terganggu,” tutupnya. (saf)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.