Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Santri Panti Asuhan Fadillah Upacara HUT RI di Laut

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Santri Panti Asuhan Fadillah Tegalrejo saat gelar upacara bendera HUT Kemerdekaan RI Ke-72 Tahun 2017, Kamis (17/8). (Foto: Budiyanto Wiharto)

POSO– Puluhan santri panti asuhan Fadillah kelurahan Tegalrejo kecamatan Poso Kota Utara kabupaten Poso melaksanakan upacara bendera HUT kemerdekaan RI ke-72 tahun 2017, Kamis (17/8), di laut.

Gelar upacara tahunan ini juga di ikuti oleh warga dan anak usia bawah lima tahun (balita) setempat. Kegiatan yang dimulai pukul 08:00 wita ini diawali dengan pengibaran bendera merah-putih, pembacaan teks proklamasi, teks pancasila dan Undang-Undang Dasar 1946.

Diakhir-akhir upacara para santri juga membacakan ikrar janji setia pada negara kesatuan republik indonesia (NKRI). Saat gelar upacara, tinggi air laut mencapai pinggang orang dewasa. Proses jalannya upacara berjalan hikmat dan lancar.

Pengasuh Panti Asuhan Fadillah, Samsul Mu’arief menjelaskan pihaknya sengaja memilih laut sebagai tempat lokasi upacara HUT kemerdekaan agar bisa lebih memaknai kemerdekaan melalui pendekatan alam. Dengan upacara di laut, diharapkan jiwa nasionalisme, patriotisme dan cinta tanah air para santri akan semakin tertanam. “Laut adalah bagian dari kekayaan alam yang dimiliki bangsa kita.  Keberadaannya wajib dijaga,” jelasnya usai menjadi pembina upacara.

Menurut Samsul, nikmat kemerdekaan Indonesia merupakan nikmat besar dari Allah SWT. Sebab untuk mendapatkannya tidak mudah karena harus mengorbankan jiwa dan raga pendahulu bangsa. “Karena itu, sebagai penikmat kemerdekaan kita wajib menjaga semua warisan kekayaan alam yang ada di NKRI ini,” tukasnya.

Pelaksanaan upacara HUT kemerdekaan RI di laut tahun ini merupakan yang pertama kali dilakukan Santri Panti Asuhan Fadillah. Samsul tak menyangka gelar upacara tersebut menarik minat masyarakat untuk ikut serta. “Tahun depan kita akan buat yang lebih besar,” ungkapnya. Layaknya santri, saat upacara seluruh santri menggunakan pakaian lengkap busana muslim. Pun demikian dengan warga, mereka menyesuaikan diri dengan menggunakan busana muslim. (bud)

 

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.