alexametrics Saling Protes, Muscab PPP Tolitoli Berakhir Deadlock – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Saling Protes, Muscab PPP Tolitoli Berakhir Deadlock

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

TOLITOLI – Arena Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Tolitoli memanas. Hal ini menyebabkan Muscab yang seharusnya memilih sejumlah nama untuk diajukan sebagai calon ketua cabang, berakhir deadlock.

Dari rilis yang diterima Radar Sulteng, menyebutkan bahwa Muscab yang digelar Jumat (19/11/2021) di Tolitoli itu ricuh, bermula dari kehadiran salah satu kader yang diketahui sudah dinonaktifkan keanggotaannya oleh DPP PPP. Sejumlah kader lainnya, melayangkan protes atas kehadiran Asmaul Tawil yang sudah di nonaktifkan keanggotaan sehingga dianggap tidak sah berada dalam ruangan Muscab.

Asmaul sendiri juga berkeras, bahwa kehadirannya sah, karena membawa bukti-bukti lengkap terkait dikembalikan/dipulihkannya hak sebagai Kader partai, Anggota partai PPP. Yang mana secara otomatis dia sah menjadi pengurus DPC PPP dan punya Hak utk hadir sebagai Peserta Muscab yang memiliki hak bicara, bukan hak suara.

Di sisi lain, Asmaul Haji tawil juga menyampaikan pada pimpinan sidang beberapa Bukti-bukti terkait Keabsahan PAC yang menurutnya beberapa PAC yg hadir muscab itu Palsu (terjadi pemalsuan data antara SK ASLI dan SK yg dibawa peserta saat verifikasi Muscab).

Dalam proses pembuktian itu terjadi kericuhan, dan pimpinan sidang mencoba beberapa kali menenangkan peserta yang ribut. Pada saat suasana dianggap sudah sangat tidak kondusif maka pimpinan sidang menyatakan deadlock dan Kepengurusan DPC Kabupaten Tolitoli diambil alih oleh DPW sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Dalam keterangan persnya, Ketua DPW PPP Sulteng, Fairus Husen Maskati menyebutkan, bahwa Tolitoli adalah kabupaten penutup pelaksanaan Muscab se Sulteng. Namun sayangnya terjadi hal yang tidak diinginkan. Sebagai Ketua DPW, dia mengaku menyesali kejadian tersebut.

“Seharusnya panitia melakukan registrasi sebelum para peserta masuk ke ruangan Muscab. Kalau ini dilakukan, tidak akan terjadi kericuhan semacam itu,” sebut Fifi, sapaan akrabnya.

Muscab sendiri ketika ricuh, baru melakukan sidang pleno 3, yang dipimpin langsung Sekretaris Wilayah DPW PPP, Iman Sudirman. Dan disaksikan langsung Ketua Formatur, Syarif Latadano selaku OKK 1 DPW PPP. (*/agg)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.