Salat Id Tidak Lagi di Lapangan Vatulemo

- Periklanan -

Dipusatkan di Masjid Raya Baiturrahman Lolu

Kenangan beridul fitri di lapangan Vatulemo beberapa waktu lalu. (Foto; Antara)

PALU – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu telah menetapkan Masjid Baiturrahim Lolu di Jalan Masjid Raya, Kecamatan Palu Selatan, sebagai pusat pelaksanaan Salat Idul Fitri 1438 hijriah. Dan terhitung mulai tahun ini juga, Lapangan Vatulemo sudah tidak lagi dipakai Salat Idul Fitri maupun Salat Idul Adha. Ini dilakukan semenjak lapangan yang berada di depan Kantor Wali Kota Palu itu dipugar menjadi taman.

“Keputusan ini berdasarkan hasil rapat yang dihadiri seluruh OPD, perwakilan MUI, kemenag, forum imam, Polres, dan pihak-pihak terkait lainnya,” kata Kabag Kesra Pemkot Palu, Abd Hafid Djakatare di ruang kerjanya, Rabu (14/6).

Pertimbangan dipusatkannya pelaksanaan Salat Idul Fitri di masjid yang dikenal dengan Masjid Raya Lolu itu, menurut Hafid merujuk beberapa pertimbangan. Salah satunya mengingat Pemprov Sulteng juga telah menetapkan Masjid Agung Darussalam di Jalan WR Supratman, Palu Barat, sebagai pusat pelaksanaan Salat Idul Fitri.

Bagi jamaah yang ingin melaksanakan Salat Id di lapangan-lapangan, Hafid meminta agar segera memasukan surat izin melalui pemerintah kecamatan setempat, Bagian Kesra, dan Polres Palu.

- Periklanan -

“Harus menyurat agar kami bisa mengetahui titik-titiknya. Menyurat ke Polres untuk pengamanan,” jelas Hafid.

Masih kata dia, terkait pelaksanaan pawai takbir keliling Kota Palu pada malam lebaran, tahun ini Pemkot Palu membatasinya. Pemkot hanya membolehkan di wilayah kecamatan masing-masing tanpa meluas ke kecamatan tetangga. “Pelaksanaan takbir alangkah lebih baik di masjid-masjid saja, atau di musalah,”katanya.

“Masyarakat Kecamatan Palu Utara paling sering bikin pawai malam lebaran. Tetap boleh, hanya saja cukup di wilayah kecamatannya saja. Hal ini untuk menghindari adanya kemacetan dan gesekan di malam lebaran,” ujar Hafid.

KECEWA

Pemusatan Salat Idul Fitri Pemkot Palu tahun 2017 di Masjid Raya Lolu, justru membuat sebagian masyarakat Palu kecewa. Lokasi masjid raya dinilai kurang luas untuk menampung jamaah yang hendak Salat Id. “Ah yang benar saja ini pemkot. Di Lapangan Vatulemo saja sudah membludak, apalagi di Masjid Raya Lolu,”kritik Umar, salah seorang warga Kota Palu.

Sebaiknya, saran dia, tetap dilaksanakan di lapangan. Terserah di lapangan mana, supaya lokasi tetap luas. Kalau Pemkot beralasan bahwa Pemprov Sulteng juga memusatkan Salat Idnya di Masjid Agung Darussalam, ya wajar saja. Masjid Agung kan arealnya luas. Mampu menampung ribuan jamaah. “Ini saran dari kami. Jadi tolong diperhatikan. Sebaiknya dipindahkan saja, cari lokasi lebih luas,”demikian Umar yang juga ASN ini. (saf)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.