Sakit, Oknum Pegawai BKD Sigi yang Terjaring Saber Pungli Dipulangkan

- Periklanan -

Ilustrasi (@jpnn.com)

PALU – Informasi bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Kepegaiawan Daerah (BKD) di Kabupaten Sigi  yang sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan Pungutan Liar (Pungli) telah dipulangkan ke rumahnya, dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hari Suprapto. Ditemui di ruang kerjanya Selasa (24/1), Hari mengatakan bahwa ASN BKD di Sigi bernama MI hukumannya sedang ditangguhkan.

“Iya benar, oknum BKD Sigi (MI,red) dipulangkan ke rumahnya. Karena, penyakit maag-nya kambuh dan harus segera mendapatkan perawatan. Obatnya maag disini tidak ada, jadi oknum BKD Sigi itu dipulangkan untuk diobati keluargnya,”ungkap Hari.

- Periklanan -

Akan tetap, Hari Suprapto menegaskan status MI yang tertangkap tim Saber Pungli Polda Sulteng di salah satu warung kopi di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Palu Selatan pada Selasa 26 Desember 2016 lalu masih sebagai tersangka.

“Masih sebagai tersangka. Oknum BKD Sigi (MI,red) itu, hukumannya ditangguhkan karena penyakit maag-nya semakin parah. Kalau statusnya, masih tersangka,”jelas Hari Suprapto.

Diketahui, MI diamankan karena tertangkap tangan sedang melakukan Pungli kepada CPNS yang hendak mengurus biaya pengurusan NIP. Saat ditangkap, TIM Saber Pungli Polda Sulteng berhasil mengamankan barang bukti beberapa di antaranya, uang pecahan Rp100 ribu sebanyak 46 lembar dan uang pecahan Rp50 ribu sejumlah 8 lembar. Jika ditotalkan senilai Rp5 juta.

Sejak ditangkap pada Selasa sore 26 Desember 2016 silam, tim Saber Pungli Polda Sulteng langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil pengembangan, tim menemukan bukti lain bahwa sebelum MI mendapatkan uang senilai Rp. 5 juta rupiah MI terlebih dahulu menerima uang dengan cara transfer senilai 2,5 juta dari korban.(fcb)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.