BERITA PILIHAN

Safari Ramadan PDGI Sulteng, Beri Bantuan Sekaligus Pengetahuan

BERIKAN DONASI: Ketua Pengurus Wilayah PDGI Sulteng, drg Emma Sukmawati bersama Pengurus PDGI Sulteng lainnya menyerahkan bantuan kepada salah satu panti asuhan di Kabuaten Donggala, Minggu (17/4/2022). FOTO: AGUNG SUMANDJAYA
Dilihat

DONGGALA – Kehadiran Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) tidak hanya dirasakan manfaatnya oleh anggota saja, namun juga dirasakan masyarakat. Hal ini ditunjukkan Pengurus Wilayah PDGI Sulawesi Tengah saat menggelar Safari Ramadhan di Kabupaten Donggala.

Kegiatan Safari Ramadhan sendiri dipusatkan di Pondok Pesantren Rubaathul Khairat, Desa Ganti, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Minggu (17/4/2022). Kegiatan yang dimulai sebelum waktu berbuka ini, diisi dengan tausyiah serta penyuluhan kesehatan gigi dan mulut kepada santri Pondok Pesantren Rubaathul Khairat serta anak-anak Panti Asuhan Al-Aziz.

Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Wilayah PDGI Sulteng, drg Emma Sukmawati MKes MSi menyampaikan, bahwa kegiatan Safari Ramadan ini, menjadi salah satu program kerja Bidang Pengabdian Masyarakat PDGI Sulteng yang diketuai Dr drg Elly Yane MKes, yang rutin digelar setiap bulan Ramadan. Tujuannya, kata dia, yakni menjalin silahturahmi dengan masyarakat. Juga sebagai salah satu bentuk kolaborasi program PDGI Sulteng dengan program Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah, dalam bidang kesehatan.

“Lewat kegiatan ini pula kita turut memberikan pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut,” kata drg Emma.

Ditambahkan Emma, ada pesan yang ingin disampaikan lewat kegiatan Safari Ramadan, untuk menyadarkan seluruh masyarakat di daerah ini, khususnya rekan sejawat dokter gigi di Sulteng, bahwa masih ada saudara-saudara kita yang kurang beruntung dan masih membutuhkan perhatian semua pihak. Salah satunya adalah anak yatim piatu.

“Perhatian itu baik dalam bentuk moril maupun materil. Adapun relevansinya dengan profesi kami, yakni untuk menyadarkan dan mengajarkan anak-anak panti asuhan dan pondok pesantren betapa pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, terutama di saat berpuasa,” paparnya.

Emma juga menyampaikan, bahwa Pengurus Wilayah PDGI Sulteng saat ini baru memiliki empat Cabang PDGI yang membawahi beberapa kabupaten/kota. Seperti Pengurus Cabang PDGI Kota Palu, wilayah kerjanya juga mencakup Kabupaten Donggala. Sehingga, Pondok Pesantren Rubaathul Khairat serta Panti Asuhan Al-Azis di Donggala ini, dipilih untuk disambangi pula oleh PDGI Sulteng dan PDGI Palu.

“Selama ini kegiatan Safari Ramadan sering kami adakan di Kota Palu, dan kali ini kami pilih Donggala yang juga menurut kami perlu kami sambangi untuk bersilahturahmi,” jelas Ketua PDGI Sulteng.

Dalam kesempatan itu, mantan Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu ini juga mengingatkan terkait protokol kesehatan guna mencegah terjangkitnya Covid-19 kepada para santri dan anak-anak panti asuhan.

“Sampai saat ini kasus Covid-19 di Sulteng maupun di Kabuaten Donggala masih ada. Untuk itu lah maka tetap mencuci tangan dengan sabun, memakai masker saat berkegiatan di luar rumah terutama yang melibatkan banyak orang, serta vaksinasi lengkap,” imbaunya.

Tidak lupa, dia juga turut mengucapkan terimakasihnya kepada Pengurus Pondok Pesantren juga Panti Asuhan, yang sudah mau menerima kehadiran PDGI Sulteng untuk bersilahturahmi. Ucapan terimakasih juga disampaikan Emma kepada panitia maupun anggota lainnya yang sudah berkontribusi dalam kegiatan ini.

Sementara itu, Ketua Cabang PDGI Kota Palu, drg Gazali SPBM MKes turut menyampaikan rasa syukurnya, baik Pengurus Wilayah maupun Pengurus Cabang PDGI Palu bisa kembali menggelar kegiatan Safari Ramadan. Memang diakui Gazali, saat pandemi awal 2020 lalu, hingga 2021 kegiatan Safari Ramadan PDGI Sulteng sempat berhenti.

“Karena memang aturan yang membatasi kita maka tidak dapat digelar. Bersyukur pandemic yang sudah semakin melandai, kita bisa gelar kembali kegiatan ini. Semoga ini menjadi semangat kita untuk terus bersilahturahmi dengan saudara-saudara kita, anak-anak kita di panti asuhan maupun pondok pesantren,” tandasnya.

Sekretaris PDGI Sulteng, drg Lutfiah MKM, dalam penyuluhan kesehatan gigi dan mulut di hadapan anak-anak panti asuhan dan pondok pesantren, menyampaikan, bahwa dari gigi yang sehat maka tubuh juga menjadi sehat. Mendapatkan gigi yang sehat kata dia, anak-anak harus rajin menyikat gigi minimal 2 kali sehari. “Kapan waktunya? Sikat gigi lah sesudah sarapan dan sebelum tidur di malam hari,” ajak dokter Lutfiah.

Sisa makanan yang tidak disikat, akan merusak email gigi. Hal ini karena, sisa makanan yang ada di gigi selama empat jam akan mengeluarkan zat asam. Maka dari itu, setelah makan pagi maka dianjuran agar sikat gigi begitu juga ketika akan tidur malam, gigi harus benar-benar bersih.

“Adik-adik kan punya cita-cita?, ada yang mau jadi tentara, ada yang mau jadi polisi. Tapi kalau giginya rusak, itu tidak bisa. Maka dari sejak dini gigi kita harus jaga kesehatannya,” tutup Lutfiah.

Tidak hanya melakukan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut serta buka puasa bersama saja, PDGI Sulteng turut memberikan bantuan berupa bahan makanan maupun uang kepada pihak pengelola Panti Asuhan Al-Azis yang murni merupakan hasil donasi pengurus maupun anggota PDGI Sulteng. (agg)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.