Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Saatnya Pengusaha Muda Bangkit dan Berjaya

Oleh : Mohamad Rivani, S.IP., M.M.

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

INDONESIA saat ini sedang menikmati Bonus Demografi, rentang waktunya antara tahun 2020-2030. Pertanyaannya adalah, apakah kita tahu apa itu Bonus Demografi? Bonus Demografi adalah suatu kondisi dimana jumlah penduduk produktif atau angkatan kerja (usia 15-64 tahun) lebih besar dibandingkan penduduk yang tidak produktif (di bawah 5 tahun dan di atas 64 tahun). Bonus Demografi merupakan suatu peluang besar bagi bangsa ini jika mampu memanfaatkannya, dengan kata lain dapat menyerap angkatan kerja produktif ke pasar kerja atau mampu menjadikan mereka pengusaha yang bisa mempekerjakan orang lain. Akan tetapi Disamping peluang, Bonus Demografi juga bisa sebaliknya, akan menjadi bencana jika angkatan kerja ini tak mampu terserap oleh pasar kerja yang berdampak pada masalah sosial yaitu naiknya angka pengangguran dan kriminalitas dimana-mana.

Pengusaha muda sebagai bagian dari angkatan kerja produktif tentunya mempunyai peran besar untuk selalu berkarya dan memanfaatkan momentum bonus demografi saat ini, walaupun kita ketahui bersama sampai dengan tahun 2021, pandemi Covid-19 belum juga mereda dan masih membuat perekonomian global melambat bahkan tumbuh minus, termasuk Indonesia, yang pada triwulan III 2020 hanya mampu tumbuh minus 3,49 persen menurut data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI).

Sebagai seorang yang punya kemampuan dan Talenta yang super membanggakan, para pengusaha muda juga harus punya pemikiran yang brilian, berjiwa entrepreneur, visioner, dan bernyali ketika melihat peluang dan mengeksekusinya, termasuk merubah tantangan menjadi peluang.

Sulawesi Tengah sebagai salah satu daerah di Indonesia yang saat ini mempunyai banyak pengusaha muda energik dan bertalenta, katakanlah semisal Ishak Basir yang merupakan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Tengah yang saat ini tengah dilirik oleh banyak pihak sebagai salah seorang tokoh muda yang punya ide serta pemikiran brilian, atau Gufran Ahmad, ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Palu, kemudian Hidayat Pakamundi, pengusaha sekaligus Politisi muda berbakat, ataupun pengusaha sukses sekelas Imelda Liliana Muhidin yang beberapa waktu lalu mencalonkan diri sebagai Calon Walikota Palu, yang saat ini juga masih menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Sulawesi Tengah sekaligus Bendahara Umum Partai Golkar Sulteng, sangat membutuhkan sentuhan orang-orang muda yang akan menjadi katalisator dan membawa angin segar perubahan dalam iklim dunia usaha dimasa kini dan akan datang, yang penuh tantangan dan dinamika.

Untuk itu, tak ada salahnya jika nama-nama tersebut maju dan bertarung memperebutkan kursi Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulteng. KADIN itu sendiri merupakan organisasi prestisius bagi para pengusaha Indonesia, yang didirikan pada 24 September tahun 1968, secara khusus, KADIN Sulawesi Tengah akan melaksanakan suksesi pengurus dan kepemimpinan pada awal Januari 2021.

Jika kita nantinya KADIN Sulteng dapat dipimpin oleh orang-orang muda yang gesit dan sangat peka dengan perubahan kondisi dunia usaha saat ini, maka dipastikan dunia usaha akan lebih dinamis dan kompetitif. Apalagi saat ini Pemerintah Pusat melalui Kementrian Koperasi dan UMKM tengah menggalakkan Digitalisasi usaha UMKM yang memungkinkan perkembangan usaha dapat secara cepat tumbuh dan maju, dengan memanfaatkan teknologi Informasi sebagai sarana Branding dan pemasaran.

Disamping itu juga, pengusaha muda akan memudahkan Pemerintah Daerah dalam bersinergi mewujudkan pertambahan nilai fiskal daerah, karena punya banyak trik dan cara untuk menghasilkan pendapatan daerah dari sektor usaha yang sangat banyak dimiliki oleh Sulawesi Tengah, diantaranya adalah barang tambang, gas alam, hasil bumi serta kekayaan hasil laut. Hal ini yang membuat banyak pihak/investor melirik daerah ini sebagai daerah Potensial dimasa kini dan akan datang. Mudah-mudahan ditangan para pengusaha muda, Sulteng dapat menjadi daerah maju dan sejajar dengan daerah-daerah maju lainnya di Indonesia.

*) Penulis adalah Pemerhati Masalah Sosial dan Ekonomi Sulawesi Tengah.

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.